Apa Itu Lagging? Memahami Indikator Lagging

Dalam dunia bisnis dan keuangan, istilah lagging sering digunakan untuk membantu perusahaan membaca hasil dari suatu aktivitas atau strategi yang sudah dijalankan. Konsep ini banyak digunakan dalam analisis bisnis, investasi, hingga pengukuran performa perusahaan. Dengan memahami indikator ini, perusahaan dapat mengetahui apakah target yang ditetapkan sudah tercapai atau masih perlu perbaikan.
Artikel ini akan membahas mengenai pengertian lagging, fungsinya, dan contoh penggunaannya dalam bisnis.
Apa Itu Lagging?
Lagging adalah indikator yang digunakan untuk mengukur hasil atau performa berdasarkan data masa lalu. Dengan kata lain, indikator ini menunjukkan hasil setelah suatu aktivitas atau proses terjadi.
Dalam bisnis, indikator ini biasanya digunakan untuk mengevaluasi pencapaian perusahaan berdasarkan data yang sudah terjadi sebelumnya.
Fungsi Indikator Lagging
Penggunaan indikator lini memiliki beberapa fungsi penting dalam perusahaan.
1. Mengukur Hasil Kinerja
Indikator ini membantu perusahaan mengetahui apakah target bisnis berhasil dicapai atau tidak. Contohnya seperti total penjualan bulanan, laba perusahaan, atau jumlah pelanggan yang berhasil diperoleh.
2. Membantu Evaluasi Strategi
Data lagging dapat digunakan untuk mengevaluasi strategi bisnis yang sudah diterapkan sebelumnya.
3. Menjadi Dasar Pengambilan Keputusan
Hasil dari data lagging membantu manajemen menentukan langkah bisnis berikutnya berdasarkan data nyata.
4. Memantau Kondisi Keuangan Perusahaan
Dalam akuntansi, data lagging sering digunakan untuk melihat performa laporan keuangan perusahaan secara keseluruhan.
Indikator Lagging Ekonomi
Dewan Konferensi A.S. menerbitkan indeks indikator tertinggal bulanan bersama dengan indeks indikator utamanya. Ini termasuk indikator tertinggal seperti durasi rata-rata pengangguran, rata-rata suku bunga utama yang dikenakan oleh bank, dan perubahan Indeks Harga Konsumen untuk Jasa.
Beberapa contoh umum indikator lagging termasuk tingkat pengangguran, keuntungan perusahaan, dan biaya tenaga kerja per unit output. Suku bunga juga bisa menjadi indikator lagging yang baik karena suku bunga berubah sebagai reaksi terhadap pergerakan parah di pasar. Indikator tertinggal lainnya adalah pengukuran ekonomi, seperti produk domestik bruto (PDB), indeks harga konsumen (CPI), dan neraca perdagangan (BOT).
Indikator ini berbeda dari indikator utama, seperti penjualan ritel dan pasar saham, yang digunakan untuk meramalkan dan membuat prediksi.
Indikator Lagging Bisnis
Indikator lagging dalam bisnis adalah semacam indikator kinerja utama (KPI) yang mengukur kinerja bisnis setelah fakta, seperti penjualan, kepuasan pelanggan, atau perputaran pendapatan. Mereka bisa sulit atau tidak mungkin untuk dipengaruhi secara langsung.
Bisnis menggunakan alat untuk mengukur, melacak, dan membandingkan berbagai indikator kinerja terdepan dan tertinggal.
Karena mereka setidaknya sebagian merupakan hasil dari keputusan dan operasi bisnis, mereka memberikan wawasan tentang hasil yang dicapai oleh bagaimana bisnis dijalankan. Bisnis juga dapat melacak indikator utama yang mengukur kinerja internal, seperti keterlibatan pelanggan atau kepuasan karyawan, yang dapat dipengaruhi secara lebih langsung dan mengarah pada perubahan indikator tertinggal.
Bisnis dapat menggunakan alat intelijen bisnis seperti dasbor untuk mengukur, melacak, dan membandingkan berbagai indikator kinerja terdepan dan tertinggal.
Kenapa Indikator Ini Penting?
Tanpa indikator yang jelas, perusahaan akan kesulitan mengetahui apakah strategi bisnis yang dijalankan sudah efektif atau belum. Karena itu, lagging membantu perusahaan memahami performa bisnis berdasarkan data yang sudah terjadi.
Dalam beberapa diskusi komunitas bisnis online, banyak pelaku usaha menyebut bahwa monitoring laporan keuangan dan data penjualan secara rutin membantu mereka memahami performa usaha dengan lebih akurat.
Saatnya Menggunakan Software Akuntansi
Monitoring performa bisnis akan jauh lebih mudah jika menggunakan sistem yang otomatis dan terintegrasi. Dengan software akuntansi, Anda dapat memantau laporan keuangan, penjualan, hingga kondisi bisnis secara real-time dengan lebih cepat dan akurat.
Jika Anda ingin pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih efisien dan profesional, sekarang saatnya menggunakan software akuntansi. Segera hubungi customer service untuk mendapatkan informasi lengkap dan demo penggunaan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Ahmad Yani
CEO at Szeto Accurate Consultants | Accounting Service | Digital Business Transformation | Business Integrator | System Integrator