Cara Mencatat Beban Listrik di Accurate Online

Transaksi beban listrik merupakan salah satu bagian dari beban operasional yang harus dicatat secara akurat dalam pembukuan bisnis. Mencatat beban listrik mencerminkan biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk konsumsi listrik dari periode tertentu dan secara akuntansi biasanya dicatat sebagai beban di laporan laba rugi. Dengan software akuntansi berbasis cloud seperti Accurate Online, pencatatan beban listrik menjadi lebih cepat, rapi, serta langsung terintegrasi ke dalam laporan keuangan bisnis Anda.
Artikel ini akan membahas langkah-langkah cara mencatat beban listrik di Accurate Online, termasuk cara membuat akun beban dan mencatat transaksi serta pelunasannya.
Mengapa Harus Mencatat Beban Listrik?
Sebelum masuk ke langkah detail, penting memahami mengapa pencatatan beban listrik penting:
1. Akurasi Laporan Keuangan
Tanpa pencatatan yang tepat, jumlah biaya operasional di laporan laba rugi bisa tidak mencerminkan kondisi riil perusahaan. Beban listrik yang dicatat dengan benar membantu menentukan laba bersih secara tepat.
2. Pemantauan Biaya Rutin
Tagihan listrik merupakan biaya rutin; bila tidak dicatat, perusahaan dapat kesulitan menganalisis tren penggunaan listrik dan melakukan pengendalian biaya.
3. Ketaatan Akuntansi
Pencatatan beban listrik membantu memastikan catatan keuangan sesuai standar akuntansi yang baik dan benar.
Cara Mencatat Beban Listrik di Accurate Online

Sebelum Anda akan mencatat beban listrik yang nantinya akan dilakukan pembayaran, maka Anda perlu membuat terlebih dahulu akun penampung atas beban-beban akrual tadi. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk mencatat beban listrik:
1. Anda dapat membuat akun Hutang Listrik dari fitur Akun Perkiraan yang terdapat di menu Buku Besar.

2. Selanjutnya Anda dapat membuat transaksi beban listrik dari menu Buku Besar, kemudian klik Pencatatan Beban.

3. Setelah itu isi data informasi berupa Hutang Beban dan Tanggal. Kemudian input besarnya beban listrik dan akun hutang listrik yang telah disediakan pada formulir pencatatan beban. Jika sudah, klik tombol Simpan.

4. Untuk mencatat pelunasan hutang listrik, bisa dilakukan dari menu Kas Bank, kemudian klik Pembayaran.
Tips agar Pencatatan Beban Listrik Lebih Akurat
Berikut beberapa tips yang dapat membantu agar pencatatan beban listrik Anda di Accurate Online lebih efisien dan akurat:
1. Gunakan periode akrual dengan bijak
Jika tagihan datang setelah periode biaya terjadi, pertimbangkan mencatat beban listrik secara akrual sehingga laporan keuangan periode tersebut tetap akurat.
2. Pastikan akun perkiraan sudah tepat
Akun beban listrik dan utang listrik harus dipisahkan dari akun beban lainnya agar laporan biaya menjadi lebih jelas.
3. Lakukan pengecekan rutin
Cek laporan laba rugi dan akun beban listrik secara berkala untuk memastikan semua tagihan tercatat dan tidak ada yang terlewat.
Ikut Pelatihan Accurate Online Sekarang
Ingin lebih mahir mencatat beban listrik dan memahami seluruh fitur penting lainnya di Accurate Online secara praktis dan profesional? Ikuti pelatihan Accurate Online bersama Szeto Accurate Consultant. Pelatihan ini akan membantu Anda memahami langkah-langkah pencatatan, pengaturan akun, laporan keuangan, hingga proses akuntansi lanjutan di Accurate Online.
Hubungi customer service kami sekarang untuk informasi jadwal pelatihan dan paket yang sesuai kebutuhan tim atau bisnis Anda!

Ahmad Yani
CEO at Szeto Accurate Consultants | Accounting Service | Digital Business Transformation | Business Integrator | System Integrator
