Dalam proses pembelian, perusahaan sering melakukan pembayaran di muka kepada pemasok sebelum barang diterima. Di Accurate Online, fitur nilai uang muka pembelian sangat penting agar nominal pembayaran tersebut dapat muncul secara otomatis pada cetakan faktur pembelian.
Artikel ini akan membahas mengenai apa itu nilai uang muka pembelian, bagaimana pencatatannya di cetakan faktur Accurate Online, serta langkah menampilkannya pada format cetakan faktur pembelian.
Apa Itu Nilai Uang Muka Pembelian?
Nilai uang muka adalah sejumlah pembayaran awal yang dilakukan sebelum transaksi pembelian selesai. Dalam sistem akuntansi, uang muka dicatat sebagai aset karena menjadi klaim perusahaan terhadap pemasok. Accurate Online menyediakan mekanisme pencatatan uang muka agar dapat terintegrasi langsung dengan faktur pembelian.
Bagi banyak bisnis, terutama yang melakukan pemesanan barang dalam jumlah besar, uang muka pembelian berfungsi untuk memastikan bahwa komitmen transaksi. Karena itu, penampakannya pada faktur pembelian sangat penting untuk audit, rekonsiliasi, dan transparansi pembayaran.
Cara Pencatatan Nilai Uang Muka Pembelian di Cetakan Faktur Accurate Online
Ilustrasi: Transaksi Pembelian dengan membayarkan uang muka sebesar Rp 330.000 (termasuk PPN 10%) dan digunakan untuk pembayaran pada Faktur Pembelian sebesar Rp 770.000 (termasuk PPN 10%). Dan ingin menampilkan Nilai Uang muka Pembelian dan Nilai Sisa Hutang setelah dikurangi oleh nilai Uang Muka Pembelian pada desain cetakan faktur pembelian. Nilai uang muka yang ingin ditampilkan adalah sebesar Rp 330.000 dan nilai sisa hutang-nya adalah sebesar Rp 440.000 (Rp 770.000 – Rp 330.000).


Berikut ini langkah-langkah untuk menampilkan nilai uang muka dan sisa total faktur pada desain cetakan faktur pembelian di Accurate Online:
1. Mengakses Desain Cetakan, dari menu Pengaturan | Desain Cetakan.

2. Cari dan pilih desain cetakan faktur pembelian yang dimaksud.

3. Klik ‘Buka Desainer’ pada desain cetakan faktur pembelian tersebut.

4. Selanjutnya lakukan pengaturan pada Desain Cetakan untuk meletakan label baru sesuai dengan posisi yang diinginkan. Jika ingin ditampilkan sebelum kolom “Total”, geser kolom Total terlebih dahulu sehingga tersedia ruang kosong, kemudian tombol Tanda Tambah (+) atau Add Element | Label | Tambah.

5. Lakukan pengaturan agar element label berada pada posisi yang sesuai dengan kolom label lainnya dan isikan nama label baru tersebut pada kolom ‘Text’ dengan nama yang sesuai, misalnya ‘Uang Muka’.

6. Kemudian tambahkan element Variable, dengan klik Tanda Tambah (+) atau Add Element | Variable | Tambah dan posisikan element variabel tersebut bersebelahan dengan label ‘Uang Muka’.
7. Isikan rumus skrip : $F{purchaseInvoice.totalDownPayment} pada kolom Expression di variabel baru yang ditambahkan tersebut (poin 6).

8. Dan pada rumus skrip total faktur pembelian, silakan diganti menjadi skrip rumus: $F{purchaseInvoice.totalAmount}-$F{purchaseInvoice.totalDownPayment} pada kolom Expression.

9. Simpan desain cetakan tersebut dan tampilannya akan seperti berikut ini.

Tips Agar Nilai Uang Muka Selalu Muncul dengan Benar
Berikut ini beberapa tips agar nilai uang muka muncul dengan benar di Accurate Online:
- Pastikan uang muka tidak dicatat melalui jurnal.
- Nominal uang muka harus dipilih dan dikaitkan saat membuat faktur pembelian.
- Gunakan template cetakan yang sama secara konsisten.
- Lakukan pengecekan field cetakan setelah melakukan update Accurate Online.
Ikuti Pelatihan Accurate Online Sekarang
Jika Anda sering menggunakan fitur uang muka atau modul pembelian lainnya di Accurate Online dan ingin memastikan seluruh proses berjalan akurat tanpa kesalahan, sekarang saatnya mengikuti pelatihan resmi dari Szeto Accurate Consultant.
Tim konsultan kami siap membantu Anda memahami fitur-fitur penting hingga bisa mengoptimalkan seluruh alur pembelian, penjualan, dan laporan keuangan. Hubungi Customer Service kami sekarang juga dan dapatkan pengalaman belajar yang lebih efektif serta mudah dipahami!











