Szeto Accurate
Home » Blog » Akuntansi

Siap-Siap! PSAK 118 Berlaku 2027: Apa Saja Perubahannya?

Apakah laporan laba rugi perusahaan Anda selama ini sudah menyajikan informasi yang benar-benar transparan bagi investor maupun pemangku kepentingan?

Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) resmi mengesahkan PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. Mengacu pada standar global IFRS 18 Presentation and Disclosure in Financial Statements, standar baru ini dirancang untuk menggantikan PSAK 201 (dahulu PSAK 1) dan akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2027.

Perubahan ini bukan sekadar pergantian nomor standar, melainkan transformasi mendasar pada struktur laporan keuangan—terutama Laporan Laba Rugi. Lantas, apa saja perubahan utamanya, dan bagaimana dampaknya terhadap sistem akuntansi perusahaan Anda? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Poin-Poin Utama Perubahan dalam PSAK 118

Tujuan utama diterbitkannya PSAK 118 adalah meningkatkan transparansi, konsistensi, dan komparabilitas (keterbandingan) laporan keuangan antarperusahaan. Ada tiga pilar perubahan utama yang diatur dalam PSAK 118:

1. Struktur Kategori & Subtotal Baru di Laporan Laba Rugi

Jika sebelumnya struktur laba rugi cenderung bervariasi antarperusahaan, PSAK 118 mewajibkan pengelompokan akun penghasilan dan beban ke dalam 5 kategori utama:

  • Operasi (Operating)
  • Investasi (Investing)
  • Pendanaan (Financing)
  • Pajak Penghasilan (Income Taxes)
  • Operasi yang Dihentikan (Discontinued Operations)

Selain itu, laporan laba rugi kini wajib menampilkan subtotal baku seperti Laba (Rugi) Operasi serta Laba (Rugi) Sebelum Pendanaan dan Pajak Penghasilan. Struktur baku ini memudahkan analisis kinerja inti bisnis tanpa terdistorsi oleh aktivitas investasi atau struktur pendanaan.

2. Pengungkapan Ukuran Kinerja Tetapan Manajemen (UKTM / MPM)

Banyak perusahaan menggunakan Management-defined Performance Measures (MPM) atau Ukuran Kinerja Tetapan Manajemen (seperti Adjusted EBITDA atau Non-GAAP Metrics) dalam presentasi bisnis mereka.

Di bawah PSAK 118, indikator kinerja buatan manajemen tersebut kini wajib diungkapkan secara formal dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CALK), lengkap dengan rekonsiliasi terhadap subtotal resmi PSAK 118.

3. Ketentuan Pengelompokan (Aggregation & Disaggregation) Data

PSAK 118 memberikan panduan yang lebih ketat agar perusahaan tidak menggabungkan pos-pos akun yang tidak sejenis secara berlebihan atau menyembunyikan detail penting dalam akun "Beban Lain-lain".

Dampak PSAK 118 bagi Operasional & Sistem Akuntansi Perusahaan

Meskipun PSAK 118 baru diwajibkan per 1 Januari 2027, persiapannya tidak bisa dilakukan secara mendadak. Perusahaan harus menyajikan angka komparatif (data keuangan tahun sebelumnya/2026), yang berarti penyesuaian sistem dan Bagan Akun (Chart of Accounts) harus disiapkan jauh-jauh hari.

Beberapa tantangan yang akan dihadapi jika masih menggunakan pencatatan manual atau software akuntansi yang tidak diperbarui:

  1. Perlu Merestrukturisasi Chart of Accounts (COA): Pemetaan ulang seluruh akun pendapatan dan beban agar sesuai dengan 5 kategori PSAK 118.
  2. Kebutuhan Format Laporan Keuangan yang Fleksibel: Laporan standar lama tidak lagi relevan tanpa penyesuaian tata letak dan pengelompokan subtotal.
  3. Risiko Kesalahan Rekonsiliasi Manual: Menghitung ulang subtotal operasi dan kustomisasi pengungkapan UKTM secara manual di spreadsheet meningkatkan risiko human error.

Saatnya Beralih ke Accurate Online: Solusi Akuntansi Adaptif & Siap Masa Depan

Menghadapi perubahan standar akuntansi nasional tidak harus membingungkan. Dengan beralih ke Accurate Online, transisi menuju regulasi pelaporan keuangan terbaru menjadi jauh lebih praktis dan aman.

Mengapa Accurate Online adalah pilihan tepat untuk menyongsong PSAK 118?

  • Fleksibilitas Chart of Accounts & Sub-Akun: Anda dapat dengan mudah menyesuaikan pemetaan akun (mapping COA) sesuai dengan kategorisasi PSAK 118 (Operasi, Investasi, Pendanaan).
  • Fitur Custom Financial Reports: Laporan laba rugi dan subtotal di Accurate Online dapat dikustomisasi sesuai standar penyajian baru tanpa merusak histori transaksi lama.
  • Otomatisasi Laporan Berbasis Cloud: Data transaksi tercatat secara real-time, meminimalkan proses rekonsiliasi manual saat menyusun Catatan atas Laporan Keuangan (CALK).
  • Selalu Up-to-Date dengan Regulasi Perpajakan & Akuntansi Indonesia: Accurate terus mengemban pembaruan sistem (system update) secara berkala mengikuti dinamika regulasi di Indonesia.

Kesimpulan

PSAK 118 merupakan langkah besar dalam standardisasi pelaporan keuangan di Indonesia. Memulai persiapan dari sekarang akan memberi tim akuntansi Anda cukup waktu untuk melakukan adaptasi sistem dan merancang ulang laporan tanpa kepanikan di akhir tahun 2026.

Jangan biarkan sistem akuntansi yang lama menghambat kepatuhan dan pertumbuhan bisnis Anda. Beralih ke Accurate Online sekarang dan pastikan laporan keuangan perusahaan Anda selalu siap, akurat, dan sesuai dengan standar akuntansi terbaru!

Ahmad Yani

Ahmad Yani

CEO at Szeto Accurate Consultants | Accounting Service | Digital Business Transformation | Business Integrator | System Integrator