Menutup Perintah Kerja Belum Selesai di Accurate Online

Dalam proses produksi, tidak semua perintah kerja selalu berjalan sesuai rencana. Ada kondisi di mana perintah kerja harus dihentikan atau ditutup meski belum selesai, misalnya karena perubahan kebutuhan produksi, kesalahan perencanaan, dan keputusan manajemen. Di Accurate Online, terdapat fitur yang memungkinkan pengguna menutup perintah kerja yang belum selesai secara sistematis dan tetap tercatat dengan benar.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami apa itu perintah kerja di Accurate Online, alasan mengapa perintah kerja perlu ditutup sebelum selesai, serta bagaimana cara menutupnya dengan benar agar tidak mengganggu laporan stok dan biaya produksi.
Mengenal Perintah Kerja di Accurate Online
Perintah kerja di Accurate Online merupakan dokumen yang digunakan untuk mencatat proses produksi barang jadi dari bahan baku. Dalam satu perintah kerja, sistem akan merekam penggunaan bahan baku, biaya tenaga kerja, serta hasil produksi yang diharapkan.
Fitur ini sangat penting bagi perusahaan manufaktur karena membantu mengontrol proses produksi secara lebih terstruktur dan terukur. Namun, dalam praktiknya, tidak semua perintah kerja dapat diselesaikan hingga tahap akhir.
Alasan Perintah Kerja Perlu Ditutup Meski Belum Selesai
Pada proses produksi, jika produksi barang belum selesai atau belum mencapai persentase penyelesaian barang jadi, namun proses produksi tersebut tidak ingin dilanjutkan kembali dan dinyatakan telah selesai, maka Anda bisa menutup transaksi Perintah Kerjanya. Sehingga proses produksi tersebut sudah dianggap sudah selesai oleh Accurate.
Dampak Perintah Kerja Belum Ditutup
Perintah kerja yang tidak diselesaikan atau ditutup dapat menimbulkan beberapa masalah:
- Bahan baku terlihat seolah-olah masih tertahan di proses produksi
- Laporan Work In Process (WIP) menjadi tidak valid
- Biaya produksi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya
- Kesulitan dalam rekonsiliasi laporan produksi
Cara Menutup Perintah Kerja Belum Selesai di Accurate Online
Misal, pada transaksi produksi Rear Lamp Honda Brio, proses produksi telah mencapai 90%, namun perusahaan memutuskan untuk tidak melanjutkan proses produksi tersebut dan dinyatakan telah selesai.

Maka cara menutup atau menyelesaikan transaksi Perintah Kerja atas proses produksi tersebut yaitu:
1. Buka Perintah Kerja dari menu Manufaktur | Perintah Kerja.

2. Pilih transaksi Perintah Kerja yang tidak akan dilanjutkan dalam proses produksi.

3. Jika sudah pada Perintah Kerja pilih tab Info Lainnya dan ceklist “ya, tidak dapat diproses lagi” dan simpan.

4. Dengan menutup transaksi Perintah Kerja, jika rentang waktu perintah kerja tidak diaktifkan atau jika sudah melewati masa rentang waktu-nya, maka transaksi Perintah kerja tersebut tidak bisa diproses untuk Pengambilan Bahan Baku, Tahapan Proses dan Penyelesaian Barang Jadi. Dan status dari Perintah Kerja akan berubah menjadi Ditutup.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menutup Perintah Kerja
Sebelum menutup perintah kerja, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan:
- Pastikan data pemakaian bahan baku sudah benar
- Periksa apakah ada sisa bahan yang perlu dikembalikan ke gudang
- Evaluasi biaya produksi yang sudah tercatat
- Pastikan keputusan penutupan sudah disepakati internal
Langkah ini penting agar tidak terjadi selisih stok atau kesalahan laporan keuangan.
Pengaruh Penutupan Perintah Kerja terhadap Laporan
Setelah perintah kerja ditutup, Accurate Online akan menyesuaikan laporan produksi, stok, dan biaya. Hal ini membantu perusahaan mendapatkan gambaran yang lebih realistis mengenai efisiensi produksi dan kondisi persediaan. Penutupan yang tepat juga memudahkan proses audit dan analisis kinerja produksi ke depannya.
Ikuti Pelatihan Accurate Online di Szeto Accurate Consultant
Mengelola perintah kerja di Accurate Online, termasuk menutup perintah kerja yang belum selesai, memerlukan pemahaman yang tepat agar tidak berdampak pada laporan bisnis. Jika Anda ingin lebih mahir menggunakan fitur manufaktur Accurate Online, Anda dapat mengikuti pelatihan dari Szeto Accurate Consultant. Segera hubungi customer service kami untuk mendapatkan pendampingan dan optimalkan penggunaan Accurate Online.
Ahmad Yani
CEO at Szeto Accurate Consultants | Accounting Service | Digital Business Transformation | Business Integrator | System Integrator