Akuntan Pendidik : Tugas, Syarat dan Tanggung Jawabnya!

Akuntan Pendidik : Tugas, Syarat dan Tanggung Jawabnya!

Akuntan Pendidik Tugas, Syarat dan Tanggung Jawabnya!

Membicarakan masalah akuntansi dalam ilmu ekonomi tentu tidak asing lagi. Profesi akuntan ada di mana-mana dan memiliki jenis yang memenuhi kriteria dan kebutuhan, seperti akuntan pendidik.

Akuntan pendidik berperan besar dalam melatih tenaga-tenaga yang ahli di bidang akuntansi. Profesi ini adalah pencetak bibit untuk karir sebagai seorang akuntan.

Apa itu akuntan pendidik? Apakah guru yang mengajar akuntansi? Padaa kesempatan ini untuk membahas secara rinci masalah yang berkaitan dengan Akuntan Pendidik.

Definisi Akuntan Pendidik

Seorang akuntan pendidik merupakan salah satu jenis profesi dalam bidang akuntansi, tugas dari akuntan pendidik adalah memberikan pendidikan yang berkaitan dengan akuntansi. Selain itu, beliau juga melakukan penelitian, pengembangan, pengajaran dan penyusunan program pendidikan yang ada terkait akuntansi di universitas atau lembaga pendidikan terkait. Dengan kata lain akuntan-pendidik adalah guru atau dosen yang ahli di bidang akuntansi.

Menurut ahli Sumarso, akuntan-pendidik adalah akuntan yang bergerak di bidang pendidikan akuntansi. Ia juga bertanggung jawab atas pengajaran, desain kurikulum dan penelitian di bidang akuntansi.

Sedangkan menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), akuntan pengajar adalah akuntan yang bekerja di bidang pendidikan yang bertugas mengajar, meneliti dan mengembangkan ilmu yang berkaitan dengan akuntansi, serta merancang kurikulum akuntansi di perguruan tinggi.

Baca juga:   Software Akuntansi Indonesia dan Harga Terbaru 2021

Persyaratan Untuk Seorang Akuntan Pendidik

Akuntan Pendidik harus memiliki persyaratan yang harus diperhatikan dan dikuasai dengan baik, yaitu:

  1. Menyelenggarakan Ujian Nasional Akuntansi yang diselenggarakan oleh Konsorsium Pendidikan Tinggi Ekonomi berdasarkan Keputusan Menteri Republik Indonesia tahun 1979.
  2. Pendidikan tinggi akuntansi jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi memiliki pendidikan akuntansi.
  3. Kesempatan untuk mengajar mahasiswa atau mahasiswa akuntansi.
  4. Mampu menguasai bidang bisnis dan akuntansi, serta teknologi informasi khususnya pada jenjang pendidikan tinggi.
  5. Dapat mengembangkan ilmu yang dimilikinya dengan melakukan penelitian.

Tanggung Jawab Seorang Akuntan-Pendidik

Pendidik akuntan tentunya memiliki tanggung jawab yang harus dipenuhi, yaitu:

Membuat kurikulum yang berkaitan dengan bidang akuntansi membutuhkan kemampuan menguasai pendidikan tinggi di bidang akuntansi.
Ia berkewajiban untuk menularkan ilmu dan mengajarkannya kepada murid-muridnya.
Melakukan penelitian yang berkaitan dengan akuntansi dan perkembangannya.

Kode Etik Akuntan-Pendidik

Kode etik yang dimaksud di sini meliputi segala hal yang berkaitan dengan tata tertib dan pedoman yang harus dipatuhi oleh akuntan-pendidik, yaitu:

  1. Tugas seorang Akuntan Pendidik
    Akuntan Pendidik tentunya harus bertanggung jawab terhadap profesinya. Dengan demikian, mahasiswa atau masyarakat yang menerima ilmu di bidang akuntansi akan berada pada posisi yang lebih baik.
  2. Kejujuran
    Pada saat yang sama, Akuntan Pendidik harus tegas dan jujur ​​dalam segala tindakan yang berkaitan dengan hubungan profesional dan bisnis.
  3. Objektivitas
    Seorang akuntan pendidik harus profesional dan menghindari benturan kepentingan, bias, dan pengaruh yang tidak semestinya dari pihak lain.
  4. Kompeten
    Seorang akuntan-pendidik juga harus memiliki kompetensi profesional dan keikhlasan. Selain itu, ia juga memiliki tugas yang konstan dan mempertahankan pengetahuan dan keterampilannya.
  5. Dapat Dipercaya
    Akuntan-pendidik juga harus mampu menyimpan rahasia dengan baik dari rekan bisnis mereka. Rahasianya, tentu saja, harus digunakan untuk tujuan profesional dan bukan untuk tujuan pribadi.
  6. Profesional
    Seorang akuntan pendidik juga harus profesional dan mematuhi peraturan yang berlaku. Selain itu, ia juga harus menghindari segala tindakan yang dapat merusak reputasinya.
Baca juga:   e Bupot : Cara Membuat dan Pelaporan e-Bupot PPh 23/26

Peran dan Fungsi Akuntan-Pendidik

Seorang akuntan pendidik tentunya harus mengajarkan ilmu akuntansi kepada siswanya. Dengan begitu, generasi penerus tidak akan ketinggalan dan memiliki pemahaman yang baik tentang ilmu akuntansi.

Jadi apa dasar akuntansi yang perlu Anda ketahui? Berikut adalah ikhtisarnya:

  1. Konsep debit dan kredit
    Konsep dasar debit dan kredit dalam akuntansi harus diketahui sejak awal. Anda dapat melihat ini dalam entri jurnal yang menunjukkan bahwa debet berada di sebelah kiri baris pertama dan kredit di sebelah kanan baris kedua.
  2. Memposting jurnal ke Buku Besar
    Tindakan ini dilakukan dengan memindahkan semua catatan transaksi dalam jurnal ke buku besar.
  3. Buat neraca saldo
    Neraca saldo ini adalah saldo yang memiliki debit dan kredit yang sesuai. Setiap saldo dalam buku besar kemudian dimasukkan ke dalam neraca saldo. Jumlah saldo debet dan kredit harus sama.
  4. Penyusunan laporan keuangan
    Inti dari pelaporan keuangan adalah untuk menganalisis aset dan hutang perusahaan. Dengan demikian, laporan keuangan setidaknya harus mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas atau ekuitas, dan laporan arus kas.
Baca juga:   Training Accurate Jambi Terbaik No #1

Kesimpulan

Seorang akuntan-pendidik adalah seorang guru atau dosen yang pandai mengajarkan ilmu akuntansi kepada mahasiswanya. Selain itu, akuntan-pendidik juga memiliki persyaratan, tanggung jawab dan peran yang harus dijalankan dan ditaati dengan baik. Selain memberikan ilmu kepada anak didiknya, pendidik akuntansi juga harus mampu melakukan penelitian dan pengembangan di bidang akuntansi di masa yang akan datang.

Apakah Anda Menikmati Artikel Ini?
Daftar hari ini dan dapatkan pembaruan gratis langsung di kotak masuk Anda. Kami tidak akan pernah membagikan atau menjual alamat email Anda.

Bagikan ke:

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram