Yang membedakan dengan Import Daftar Barang yang bukan multi warehouse adalah, data di file excel tersebut untuk item yang sama bisa ada lebih dari satu baris tergantung saldo awal nya ada di berapa gudang. Yang membedakan masing-masing baris item yang sama tersebut adalah kolom Qty, Total Cost dan Warehouse sebagai saldo awal per masing-masing gudang.
Daftar Isi Konten
ToggleCara Impor Item dengan Saldo Awal Per Gudang Beda di Accurate 5
Berikut ini langkah-langkah untuk mengimpor item dengan saldo awal per gudang berbeda di Accurate 5:
1. Persiapkan untuk format excel untuk daftar item yang ingin di import ke dalam Accurate.

2. Setelah file Excel nya sudah siap maka saat nya untuk melakukan import ke dalam Accurate, caranya:
- Dari List | Item atau bisa juga dari Setup | Quick Setup | Advance Setup | Item

- Setelah muncul tampilan List Item klik menu Import From File yang ada di atas, akan ada tampilan untuk pencarian file yang akan di import

- Klik tanda berkas untuk mencari File Excelnya dengan sebelumnya memilih File of Type nya Excel(*.xls) lalu Open.

- Klik Extract data, maka akan ditampilkan data yang ada di file excel tersebut di bagian Available Source.

- Hapus baris pertama table Available Source dengan cara klik kanan di baris pertama tsb pilih Delete (seperti di tampilan gambar).

- Selanjutnya Define to Field Name pilih sesuai apa yang ada di baris kolom Source Column Data. Untuk bagian Warehouse setelah didefinisikan sebagai Warehouse di Define to Field Name, akan muncul table untuk mapping tiap gudang. Begitu juga waktu kita definisikan Item Type, akan muncul table untuk mapping type Inventory di mapping sebagai Inventory Part Type. Untuk Source Column Data yang Cost/Unit di pilih Ignore/Abaikan saja, karena yang digunakan adalah Total Cost nya.


- Jika semuanya sudah di mapping, centang untuk menu Add Opening Balance if Number Exist, setelah itu klik Import untuk Import data dan tunggu sampai selesai importnya.

- Selesai proses Import, Accurate akan ada konfirmasi berapa yang Imported (berhasil diimport) dan berapa yang Failed (gagal). Jika ada yang gagal, maka kita bisa melihat log Item No berapa saja yang gagal dan informasi gagalnya kenapa di samping nomor itemnya.

- Hasil import ini dapat dilihat di Accurate dari List | Inventory | Item by Warehouse.

Catatan :
Cara Import Barang dari file excel yang dijelaskan diatas dapat digunakan untuk:

- Import Daftar Barang berikut saldo awal nya pergudang
- Import Daftar Barang dengan saldo awal yang cost nya beda-beda. Contoh Qty 10, tapi 2 @ 1000 dan 8 @1100(untuk kasus ini jika tidak multi gudang, file xls nya tidak perlu ada kolom Warehouse nya, hanya Qty dan Cost nya yang beda-beda).
Tips Praktis dan Masalah Umum
- Mulai dengan small batch: uji impor dengan beberapa baris dulu untuk meminimalkan efek kesalahan.
- Perhatikan UoM: jika satu item memiliki konversi unit di gudang berbeda, hitung saldo awal dalam satuan yang konsisten.
- Biaya berbeda per gudang: Accurate mendukung cost berbeda per gudang apabila Anda memasukkan kolom Cost/Unit pada setiap baris gudang—pastikan bahwa mapping cost benar.
- Permasalahan pembulatan: tetapkan kebijakan pembulatan agar total nilai persediaan tepat saat dijumlahkan.
- Gunakan template resmi atau tutorial video dari partner untuk menghindari format kolom yang salah.
Ikuti Pelatihan Accurate 5 Dari Szeto Accurate Consultants
Butuh pendampingan impor saldo awal per gudang agar proses go-live cepat dan minim kesalahan? Szeto Accurate Consultants menyediakan pelatihan praktis dan layanan implementasi: pembuatan template impor, mapping kolom, uji coba impor, verifikasi laporan stok & valuasi, serta troubleshooting pasca-impor.
Hubungi customer service kami sekarang juga untuk mendapatkan informasi terkait jadwal pelatihan (online/onsite) dan paket yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.