Akuntansi

Aturan Saldo Normal Sisi Debit dan Fungsinya Digunakan Untuk Ini!

Aturan Saldo Normal Sisi Debit

Berdasarkan aturan saldo normal sisi debit dipergunakan untuk mencatat transaksi yang dilakukan berdasarkan bukti transaksi dan uraian transaksi akan sangat menentukan proses kegiatan akuntansi untuk tahap selanjutnya. Kesalahan yang terjadi pada tahap perekaman akan menyebabkan kesalahan pada tahap selanjutnya. Oleh karena itu, sebelum melakukan pencatatan, seringkali dilakukan tahap pendahuluan, yaitu analisis transaksi.

Analisis transaksi dilakukan untuk mengetahui pengaruh suatu transaksi terhadap posisi keuangan, yaitu untuk menentukan hal-hal sebagai berikut.

  • Tentukan akun-akun yang relevan dengan transaksi yang terjadi
  • Tentukan di sisi mana dari catatan pengaruh transaksi tersebut dilakukan pada akun yang bersangkutan. “Sisi” yang dimaksud dalam kalimat tersebut adalah sisi “debit” atau sisi “kredit”. Dalam akun berbentuk “T”, istilah debit menunjukkan sisi kiri akun dan kredit mewakili sisi kanan akun.

Analisis Transaksi dan Saldo Normal

Hanya ada satu kemungkinan efek transaksi pada akun yang relevan, yaitu “menambah” nilai atau “menurunkan” nilai akun. Sebelum menentukan di sisi mana kenaikan atau penurunan nilai suatu akun akan dicatat, terlebih dahulu harus dipahami aturan keseimbangan normal. Apa aturan keseimbangan normal?

Aturan saldo normal adalah perbedaan positif antara sisi debit dan kredit suatu akun dalam keadaan normal. Jika akun memiliki saldo debit normal, jumlah sisi debit akan selalu lebih besar dari jumlah sisi kredit.

Related Post

Jika suatu akun memiliki saldo kredit normal, jumlah sisi kredit akan selalu lebih besar dari jumlah sisi debit. Bagaimana cara mengetahui aturan debit dan kredit dalam aturan saldo normal? Anda dapat melihat debit dan kredit akun sesuai dengan aturan saldo normal pada tabel berikut.

Saldo normal

Berdasarkan aturan saldo normal, sisi debit digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:

  1. Mencatat nilai tambah aset (harta) dan akun beban pendapatan;
  2. Mencatat penurunan nilai akun kewajiban (utang), modal, dan pendapatan.

Sisi kredit

Digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:

  1. Mencatat kenaikan nilai akun kewajiban (utang), modal, dan pendapatan;
  2. Mencatat kenaikan nilai aset (aset) dan akun beban.

Istilah debit dan kredit sering ditulis dengan “D” dan “K”. Dalam bahasa Latin, debet ditulis “Dr” (debere) dan kredit ditulis “Cr” (credere). Dalam persamaan dasar akuntansi, aturan pendebetan dan pengkreditan akan terlihat seperti berikut ini.

Aditia Novit

Ingin banyak belajar dan berbagi ilmu pengetahuan dan tutorial seputar akuntansi dan bisnis untuk Anda.

Recent Posts

Tutup Buku Accurate Online

Tutup Buku Accurate Online  ,bagaimana cara melakukannya?. Mungkin ini masih menjadi pertanyaan yang masih belum terjawab bagi sebagian pengguna Accurate.…

4 jam ago

Accurate Software Indocomtech 2018

Setelah absen beberapa tahun, akhirnya Accurate Accounting Software kembali lagi hadir di Indocomtech 2018. Indocomteh 2018 berlangsung di JCC Senayan…

18 jam ago

Training Accurate Online Store Semanggi

Hari Jumat 7 September 2018, SAC berkesempatan untuk Training Accurate Online Store Semanggi. ABC Semanggi sendiri terletak di Plaza Semanggi…

1 hari ago

Workshop Accurate Jakarta “How To Maximize Accurate 5” (Batch 1 dan 2)

Tanggal 14 dan 28 Agustus 2018 yang lalu kami membawakan Workshop Accurate Jakarta. Workshop kali ini bertajuk "How To Maximize Accurate…

2 hari ago

Apa yang Dimaksud Dengan Kewajiban? Berikut Contohnya!

Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban. Misalnya, warga negara berkewajiban untuk saling menghormati dan menjaga kerukunan antar umat beragama.…

2 hari ago

Akuntabilitas adalah : Prinsip, Fungsi dan Jenis Akuntabilitas

Istilah akuntabilitas adalah sesuatu yang mungkin sering Anda dengar dalam manajemen atau manajemen perusahaan atau bahkan pemerintahan. Akuntabilitas berkaitan erat…

2 hari ago