Juli 28, 2021
News

Distribusi adalah ? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

distribusi adalah

Distribusi adalah bentuk dari kegiatan ekonomi bertujuan untuk menyalurkan barang hasil produksi kepada konsumen. Terdapat banyak jenis distribusi yang perlu kamu ketahui untuk memahami fungsi utamanya.

Pengetahuan mengenai sistem pengantaran barang sangat penting dipelajari bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis nantinya. Setiap negara memiliki keberhasilan ekonomi yang berbeda-beda. Negara mendapatkan keberhasilan ekonomi dari bagaimana produk barang dan jasa dapat diantarkan dengan akses yang baik. Semua itu bergantung pada sistem modal transportasi dari setiap perusahaan yang ada.

Apa itu Distribusi?

Pengertian distribusi diambil dari Bahasa inggris dengan istilah distribution yang berarti proses pengiriman barang dari satu pihak ke yang lainnya. Distribusi adalah proses untuk menyalurkan suatu produk dalam bentuk barang dan juga jasa. Penyaluran barang antar produsen terhadap konsumennya.

Bidang pengiriman ini memiliki posisi yang sangat penting bagi bisnis khsusunya untuk menjadi alat pemasaran. Hal itu karena akan memudahkan proses untuk menyampaikan produk dari produsen terhadap konsumen. Menjadikan proses ini sebagai penghubung dalam bidang produksi dan konsumsi.

Apa Tujuan Distribusi?

Tujuan yang paling utama adalah memberikan jaminan bahwa keberlangsungan aktivitas produksi berjalan dengan lancar. Sampai akhirnya barang yang selesai di produksi dapat diterima oleh setiap konsumen yang membelinya. Apa saja tujuan dari kegiatan ini sebagai berikut:

1.   Memberikan jaminan keberlangsungan produksi

Proses pengantaran harus memberikan jaminan bahwa barang yang dikirimkan bisa sampai ke konsumen. Maka, tujuan utamanya adalah menjamin proses produksi itu sendiri. Untuk membuat produk yang telah diciptakan tidak hanya diam di Gudang produsen saja, lalu membuatnya berpindah tangan ke distributor.

Dalam proses ini, setiap produsen biasanya melibatkan pihak ketiga sebagai distributor. Mereka bisa saja sebagai penyedia jasa transportasi seperti truk, jasa penerbangan, perkereta apian dan lain sebagainya. Yang dapat memastikan barang tersebut sampai ke pihak konsumen.

2.   Menyampaikan produk barang dan jasa ke konsumen

Distribusi adalah suatu kegiatan yang melibatkan distributor. Langkah yang harus dipastikan adalah barang atau jasa yang telah dibuat dan dilakukan sampai ke konsumen. Produsen tidak bisa melakukan pengiriman barang sembarangan, demi menjaga kepuasan dari konsumen itu sendiri. Bahkan, beberapa perusahaan besar yang terbiasa memproduksi barang atau jasa, rela untuk membayar dengan jumlah besar.

3.   Menjaga sistem ekonomi dan bisnis

Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini terdapat banyak distributor yang bisa membantu kegiatan ekonomi di negara ini. Tentu kebanyakan dari mereka memiliki alat transportasi untuk mengirimkan hasil produksi ke konsumen. Produsen melakukan Hal itu untuk menjaga sistem ekonomi dan bisnis.

Tanpa keberadaan mereka kegiatan perekonomian di negara ini tidak akan berjalan lancar. Tentunya, untuk menjadi seorang distributor yang bertugas untuk mengantarkan barang dan jasa tidaklah mudah. Mereka perlu memiliki kepercayaan yang tinggi baik dari sisi konsumen maupun produsen.

Tipe atau Jenis Distribusi

Setelah mengetahui bahwa distribusi adalah proses penyampaian barang dari produsen ke konsumen. Produsen mengirim barang dengan sistem yang berbeda-beda. Tidak semua barang disampaikan secara langsung ke konsumen seperti beberapa tipe dibawah ini.

1.    Sistem dengan cara langsung

Sistem yang satu ini berartikan bahwa kegiatan untuk penyaluran barang dilakukan secara langsung. Bisa dikatakan juga bahwa produsen juga berperan sebagai distributor untuk memasarkan dan mengantarkan barangnya ke konsumen. Hal ini dilakukan tanpa melibatkan pihak ketiga sama sekali.

Biasanya, proses distribusi ini mengharuskan perusahaan untuk mempertimbangkan kembali jumlah investasinya. Setiap perusahaan juga akan memiliki jumlah investasi yang berbeda-beda untuk menerapkan sistem ini.

2.    Sistem dengan cara tidak langsung

Yang kedua adalah sistem pendistribusian tidak langsung dengan melibatkan pihak ketiga. Biasanya, suatu produsen barang dan jasa akan menggunakan perantara untuk kegiatan distribusinya. Baik dengan cara perorangan ataupun melibatkan perusahaan terkait.

Pada praktiknya, perantara dalam bidang pengantaran barang juga memiliki kualitas yang berbeda-beda. Setiap perusahaan pasti memiliki jasa layanan pengantaran barang yang sudah dipercayainya. Hal ini juga bergantung pada kemampuan dan modal perusahaan produksi itu sendiri.

3.    Sistem dengan cara intensif

Jenis distribusi yang lain adalah intensif yang pada praktiknya di lakukan oleh produsen terhadap retail. Nantinya, produsen atau perusahaan akan mengirimkan poduk terhadap retail di berbagai lokasi. Akan tetapi tidak semua produk dapat menggunakan sistem pendistribusian yang satu ini.

Biasanya, beberapa perusahaan hanya akan menjual dengan sistem ini bagi barang atau jasa yang mudah untuk terjual. Beberapa contohnya seperti makanan dan minuman yang hanya membutuhkan sedikit cara untuk menjualnya. Maka, pertimbangkan kembali jika kamu ingin mencoba mengaplikasikannya.

4.    Sistem dengan cara ekslusif

Pada dasarnya, distribusi adalah suatu cara untuk mencoba menjual produk sebesar-besarnya. Jenis distribusian yang satu ini biasanya di lakukan dengan kesepakatan antara kedua pihak, yakni pengecer dan penjual produk. Contoh paling mudah yang bisa di temukan adalah pendistribusian handphone.

Strategi untuk pengiriman dan penyampaian barang terhadap konsumen ini cocok bagi penjual produk ekslusif. Lihat saja bagaimana banyak perusahaan handphone ternama berhasil untuk menjual produknya saat ini. Sampai akhirnya banyak konsumen yang mengenal produk mereka.

5. Sistem dengan cara selektif

Seperti namanya, sistem yang satu ini menjadi jalan tengah bagi penjual produk untuk sistem distribusinya. Biasanya, cara yang satu ini di lakukan dengan pengiriman produk yang mengarah ke lebih dari satu lokasi. Meskipun produk yang dikirimkan dan di pasarkan tidak sebanyak pada distribusi intensif.

Beberapa contoh yang bisa ditemukan di kehidupan sehari-hari adalah pendistribusian pakaian terkenal. Tentu setiap produsen akan selektif dalam memilih barang yang akan didistribusikan. Seperti hanya untuk beberapa produk ekslusif saja yang hanya bisa di temukan di beberapa toko yang tersebar.

Apa Saja Contoh Distribusi?

Setelah menelaah lebih dalam tentang jenis distribusi dan maksud kegiatan pendistribusian kamu perlu mengetahui beberapa contohnya. Distribusi adalah salah satu bagian penting di bidang ekonomi, dan sering terjadi di kehidupan kita. Contoh kegiatan pengiriman barang:

1.    Penjual ayam potong mengirimkan barang pesanannya melalui penyedia jasa transportasi ke alamat pembeli.

2.   Penjual ayam petelur membeli telur dari peternak. Produsen menjual telur tersebut kepada pedagang di pasar untuk dipasarkan terhadap konsumen.

3.   Seorang pengrajin tanah liat menjual barang hasil produksinya kepada konsumen langsung tanpa melalui pihak lainnya.

4.   Salah satu produsen mobil menjual hasil karyanya kepada dealer yang tersebar di berbagai daerah.

5.   Perusahaan jasa penerbit buku memproduksi cetakannya, yang kemudian mengirimkannya ke toko buku untuk dijual.

Sudah Tahu Pengertian Distribusi?

Distribusi adalah suatu kegiatan yang melibatkan aktivitas transportasi, untuk mengantarkan baik itu barang dan jasa terhadap konsumen. Tentunya, setelah melihat jenis dan contoh dari sistem perekonomian ini, kamu menjadi lebih paham mengapa aspek ini sangatlah penting. Setiap perusahaan dan negara tentu akan menggunakan sistem pengiriman yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya.

 

Pembelian Software ACCURATE bisa langsung di web ini. Untuk informasi lebih lanjut dan mau tanya-tanya lebih detail lagi, yukk jangan sungkan hubungi kita bisa langsung kesini.

Jakarta 0813 1234 7228 (Jessica)

Surabaya 0812 1234 7228 (Sebastian)

Bandung 0822 1999 7228 (Bara)

Semarang 0821 3000 7228 (Samara)

Facebook SAC

Instagram SAC

Youtube SAC

Baca juga

  1. Manfaat Pembukuan Bagi Usaha Anda
  2. Rekonsiliasi Bank Otomatis pada Accurate Online
  3. Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman Barang
  4. Penomoran Pajak Accurate Online
  5. ProduksiSederhana Accurate Online
  6. Penyesuaian Stok Atas Selisih Pemindahan Barang
  7. Target Penjualan Accurate Online
  8. Laporan Keuangan Penting Accurate
  9. Komisi Salesman di Accurate Online
  10. Import Penjualan E-Commerce ke Accurate Online
  11. Mengubah Persediaan menjadi Aset Tetap
  12. Modifikasi Laporan Accurate Online
  13. PPh 23 Accurate Online
  14. Pentingnya Budgeting pada Keuangan Perusahaan
  15. Tutup Buku Accurate Online

Related posts

Pre-order adalah : Pengertian dan Keunggulan

Sidik Ristiawan

WFH Paling Menguntungkan di tahun 2021

Sidik Ristiawan

Daftar Mall Terbaik di Bandung

Sidik Ristiawan

Leave a Comment