Merchandise Inventory adalah Persediaan Barang Dagang

Merchandise Inventory adalah Persediaan Barang Dagang

Merchandise Inventory adalah Persediaan Barang Dagang

Merchandise Inventory adalah

Persediaan barang dagangan diklasifikasikan menurut karakteristik perusahaan, apakah itu perusahaan dagang atau perusahaan manufaktur. Untuk perusahaan dagang, kita akan mengenalnya sebagai Merchandise Inventory.

Apa itu Merchandise Inventory

Merchandise Inventory adalah barang-barang milik suatu perusahaan yang diperoleh dengan cara membeli dari pemasok atau dibuat sendiri yang kemudian disimpan sementara untuk dijual kembali atau untuk menghasilkan barang untuk dijual pada operasi selanjutnya.

Pembukuan Lebih Lancar Dengan Accurate Accounting Software

Jumlah Persediaan Barang Dagang biasanya diperiksa pada akhir periode tertentu, misalnya pada setiap akhir bulan atau akhir tahun sesuai dengan kebijakan perusahaan dan bentuk perusahaan.

Pengecekan Persediaan Barang Dagangan biasanya dilakukan dengan cara:

  1. Lihat kartu Inventaris Barang Dagangan.
  2. Melakukan pengecekan fisik atau stock opname.

Pengecekan Persediaan Barang Dagangan sangat penting dilakukan agar tidak terjadi kecurangan yang dilakukan oleh pegawai bagian persediaan dan pembelian.

Ketentuan Pengiriman Persediaan Barang

Kepemilikan barang dagangan dan biaya transportasi terdiri dari 2 metode, yaitu FOB (Free On Board) Shipping Point, dan FOB (Free On Board) Destination.

Sudah Punya Accurate Software? Training Accurate Untuk Implementasi Lebih Efektif
  1. Titik Pengiriman FOB (Gratis On Board)
    Yaitu, pembeli menanggung semua biaya dan risiko pengiriman barang setelah barang meninggalkan gudang penjual.
  2. Tujuan FOB (Free On Board)
    Yaitu penjual menanggung segala biaya dan resiko pengiriman barang dari barang keluar gudang penjual sampai barang masuk gudang pembeli.

Sistem pencatatan akuntansi persediaan terdiri dari dua metode, yaitu:

  1. Perpetual (Perpetual Inventory System)
    Catat setiap mutasi persediaan pada kartu persediaan.
  2. Berkala (Periodic Inventory System)
    Tidak memiliki kartu persediaan, pencatatan persediaan dilakukan pada akhir periode dengan menghitung jumlah persediaan di gudang.

Pada sistem periodik (periodic Inventory system) rincian persediaan barang yang dimiliki tidak disesuaikan terus menerus dalam satu periode. Harga pokok penjualan ditentukan hanya pada akhir periode akuntansi (berkala). Pada saat itu, perhitungan persediaan dilakukan secara berkala untuk menentukan harga pokok penjualan. yang tersedia.

Dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa sistem persediaan fisik atau periodik adalah suatu sistem dimana harga pokok penjualan dihitung secara periodik yaitu hanya pada saat perhitungan dengan hanya mengandalkan perhitungan fisik tanpa melakukan pencatatan harian unit yang terjual atau di tangan.



Baca juga: Training Accurate Resmi #1 di Indonesia

Bagikan ke:

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram

Merchandise Inventory adalah Persediaan Barang Dagang