December 3, 2020
Tips & tricks

Pembukuan Sederhana Untuk Usaha UMKM

Pembukuan Sederhana Untuk Usaha UMKM

 

Pembukuan Sederhana Usaha UMKM

Kebanyakan pengusaha pemula saat ini seringkali berfokus bagaimana mengembangkan produk untuk usaha nya sehingga hasil produk nya baik dan dikenal banyak kalangan. Selain itu, para pengusaha pemula atau pelaku UMKM juga lebih sering berfokus untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan untuk menciptakan kepuasan pelanggan terhadap produk yang mereka ciptakan. Tetapi, seringkali para pelaku UMKM tersebut lupa akan pembukuan keuangan usaha nya dan tidak sedikit juga dari pelaku UMKM tersebut tidak paham mengenai pembukuan keuangan sederhana.

Banyak dari pelaku UMKM merasa untuk membuat pembukuan itu merupakan sesuatu hal yang rumit dan juga memakan waktu banyak sehingga enggan melakukan pencatatan pembukuan. Padahal jika pelaku UMKM mampu memahami dan melakukan pencatatan pembukuan secara efektif, pelaku UMKM mampu menganalisa bisnis mereka sehingga mereka dapat mengembangkan usaha nya lebih baik lagi.

Seperti yang tertera dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, pembukuan sederhana adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan. Pencatatan keuangan ini meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa. Kemudian bisa ditutup dengan membuat laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi pada periode tersebut.

 

Pembukuan Sederhana Usaha UMKM 2

 

Jika anda masih belum paham bagaimana tahapan dalam membuat pembukuan sederhana untuk usaha UMKM, berikut kita akan bahas satu per satu tahapan tersebut secara lebih detail.

 

  1. Catat setiap pengeluaran

Buatlah catatan untuk setiap pengeluaran uang yang berkaitan dengan usaha anda. Pengeluaran yang dicatat mencakup pembelian barang, pengeluaran untuk operasional hingga pencatatan gaji setiap bulannya. Dengan melakukan pencatatan pengeluaran tersebut, maka anda dapat mengetahui berapa jumlah modal usaha yang sudah anda keluarkan. Sehingga anda dapat lebih mudah untuk menetapkan anggaran modal yang harus dipersiapkan dan juga target pengembalian modal tersebut.

 

  1. Catat setiap pemasukan

Selain melakukan pencatatan terhadap pengeluaran, anda juga perlu melakukan pencatatan atas penerimaan uang. Dengan melakukan pencatatan pemasukan uang tersebut, maka anda dapat mengetahui berapa total omset harian anda dan juga anda dapat mengontrol penjualan tersebut sudah berapa yang sudah diterima dan berapa banyak piutang yang masih harus diterima. Dengan begitu, anda dapat membuat perkiraan berapa jumlah yang masih harus diterima dan dapat menentukan apakah keuangan perusahaan anda sehat atau tidak.

 

  1. Buat Pencatatan Buku Kas

Selain melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan, salah satu hal yang penting adalah melakukan pencatatan atas buku kas baik pengeluaran maupun pemasukan. Dengan menggabungkan dua transaksi tersebut maka anda dapat mengetahui dengan lebih detail apakah usaha anda mengalami kerugian atau untung.

Dengan menerapkan pencatatan buku kas juga, anda dapat menentukan estimasi uang masuk yang akan diterima oleh perusahaan dan juga uang yang harus dikeluarkan oleh usaha anda. Dengan menerapkan pencatatan buku kas tersebut, anda dapat menentukan target perusahaan dengan lebih jelas dan lebih maksimal.

 

  1. Pencatatan Stok Barang

Selain melakukan pencatatan terhadap pemasukan maupun pengeluaran uang, salah satu hal penting adalah melakukan pencatatan terhadap stok barang. Ini seringkali dikenal dengan istilah kartu stok persediaan. Anda perlu mencatat barang masuk dan keluar setiap hari untuk mengetahui intensitas jumlah barang masuk dan keluar.

Dengan melakukan pencatatan stok barang, anda dapat memonitor pergerakan stok anda. Dengan menerapkan pencatatan stok barang, anda dapat membuat rencana kebutuhan stok, termasuk juga manajemen gudang dapat anda buat dengan lebih efisien dan optimal. Selain itu, dengan menerapkan pencatatan stok barang juga dapat menghindarkan kita dari resiko kehilangan stok dan juga resiko kecurangan stok baik oleh supplier maupun oleh karyawan.

 

  1. Pencatatan Inventaris (Aset)

Selain pencatatan diatas, anda juga perlu melakukan pencatatan atas setiap aset yang kita punya. Tujuannya, agar anda dapat mengetahui berapa jumlah aset yang anda miliki saat ini, dan anda juga dapat merencanakan kapan anda perlu melakukan penggantian aset tersebut. Selain itu juga pencatatan inventaris dapat mempermudah anda dalam melakukan pengawasan aset, mengontrol agar tidak mudah hilang, dan juga sebagai bukti pertanggungjawaban atas aset yang anda miliki.

 

  1. Pencatatan Laporan Laba Rugi & Neraca

Yang harus anda persiapkan untuk yang terakhir adalah melakukan pencatatan laba rugi dan neraca keuangan perusahaan anda. Dengan melakukan pencatatan laporan laba rugi anda dapat mengetahui pendapatan dan biaya yang anda peroleh dalam satu periode tertentu. Dengan melakukan pencatatan laporan laba rugi tersebut, anda dapat mengetahui besara profit yang anda peroleh atau besaran kerugian yang anda terima. Selain itu, laporan laba rugi juga dapat anda jadikan sebagai acuan untuk membuat perencanaan dimasa mendatang terkait usaha anda.

Sedangkan untuk pencatatan laporan neraca penting anda lakukan agar anda dapat mengetahui posisi aset yang anda miliki, dan juga anda dapat mengontrol kewajiban yang harus anda penuhi. Dengan melakukan pencatatan kedua laporan ini tentu anda dapat membuat perencanaan untuk meningkatkan peluang usaha anda secara lebih efisien dan optimal.

 

Bagi anda pengusaha yang selama ini tidak pernah melakukan pembukuan dikarenakan tidak mengerti apa itu pembukuan dan apa itu akuntansi. Setelah membaca tahapan dalam melakukan pembukuan ini apakah anda masih merasa sulit dimengerti? Atau sudah mengerti akan tahapannya?

 

Ditulis oleh : Roni Napitupulu

 

Untuk informasi lebih lanjut atau mau tanya-tanya lebih detail lagi, yukk jangan sungkan hubungi kita bisa langsung kesini.

Jakarta 0813 1234 7228 (Jasen)

Surabaya 0812 1234 7228 (Sebastian)

Bandung 0822 1999 7228 (Bara)

-Media Sosial SAC-

Facebook SAC

Instagram SAC

Youtube SAC

Baca juga

  1. Hak Akses Accurate Online
  2. Rekonsiliasi Bank Otomatis pada Accurate Online
  3. Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman Barang
  4. Penomoran Pajak Accurate Online
  5. Produksi Sederhana Accurate Online
  6. Penyesuaian Stok Atas Selisih Pemindahan Barang
  7. Target Penjualan Accurate Online
  8. Laporan Keuangan Penting Accurate
  9. Komisi Salesman di Accurate Online
  10. Import Penjualan E-Commerce ke Accurate Online
  11. Mengubah Persediaan menjadi Aset Tetap
  12. Modifikasi Laporan Accurate Online
  13. PPh 23 Accurate Online
  14. Pentingnya Budgeting pada Keuangan Perusahaan
  15. Tutup Buku Accurate Online

 

Related posts

Komisi Salesman di Accurate Online

wengku

Penghentian Aset Tetap di Accurate Online

wengku

Pembelian Aset Melalu PO di Accurate Online

wengku

Leave a Comment