X

Akumulasi adalah? Berikut Ini Penjelasan dan Rumus Hitungnya!

Akumulasi adalah


Pengertian Akumulasi

Akumulasi dalam bidang ekonomi adalah tambahan dana dari bunga atau sumber lain dalam jumlah total, secara terus menerus sehingga menghasilkan lebih banyak pendapatan di masa yang akan datang. Sedangkan secara umum, accumulation berarti mengumpulkan atau mengumpulkan sesuatu untuk tujuan yang sama, yaitu untuk memperoleh hasil yang besar di masa yang akan datang.

Contoh Akumulasi

Contoh Akumulasi

Berikut ini adalah contoh kasus akumulasi modal:

Pemerintah Republik Indonesia bermaksud untuk meningkatkan produksi pangan nasional dengan meningkatkan produksi sayuran oleh petani. Pertama, pemerintah Indonesia melakukan investasi infrastruktur berupa pembangunan jalan. Selain itu, pemerintah melakukan investasi lain dengan menyediakan traktor baru bagi petani. Investasi pembangunan jalan dan pengadaan traktor baru bagi petani merupakan akumulasi modal pemerintah Indonesia agar produksi sayuran ke depan melimpah dan produksi pangan nasional meningkat. Hal ini sesuai dengan tujuan utama accumulation, yaitu untuk mencapai hasil yang besar di masa depan.

Jenis Akumulasi

Ada beberapa jenis accumulation:

  1. Accumulation Modal

    Accumulation modal adalah kegiatan atau proses menyimpan sebagian dari pendapatan yang harus ditabung dan kemudian diinvestasikan kembali untuk meningkatkan output atau pendapatan di masa yang akan datang.

  2. Accumulation Parkir

    Accumulation Parkir adalah jumlah total mobil yang diparkir di tempat parkir pada waktu tertentu. Dengan adanya informasi accumulation tempat parkir, bertujuan untuk mengelola parkir di lokasi dan merencanakan ruang parkir yang dibutuhkan.

  3. Accumulation Depresiasi

    Accumulation depresiasi adalah penyusutan atau penurunan nilai aset tetap karena periode penggunaan tertentu. Contoh accumulation penyusutan berkaitan dengan peralatan kantor, peralatan pertambangan atau manufaktur, gedung, kendaraan, dan sebagainya.

Komponen Accumulation

Beberapa komponen variabel dalam menghitung accumulation penyusutan antara lain:

  • Biaya: biaya perolehan properti, pabrik dan peralatan.
  • Nilai sisa: Ini adalah perkiraan nilai sisa dalam penggunaan properti, pabrik dan peralatan.
  • Harga pelaksanaan: merupakan biaya historis akibat penurunan antara biaya perolehan dan accumulation penyusutan aset tetap selama umur ekonomisnya. Ini juga dikenal sebagai harga pembelian aset.
  • Umur ekonomis: Ini adalah penilaian penggunaan aset tetap berdasarkan periode tertentu sesuai dengan penggunaan aset tetap.
  • Biaya Akumulasi: adalah metode penghitungan accumulation yang berguna untuk menentukan jumlah atau biaya yang dikeluarkan untuk suatu barang atau jasa. Ini memiliki dua jenis accumulation biaya, yaitu akumulasi biaya pesanan dan akumulasi biaya pemrosesan.

Rumus Menghitung Akumulasi

Cara Menghitung Akumulasi

Untuk menghitung accumulation depresiasi atau penyusutan, Anda perlu mengetahui metode penyusutan mana yang termasuk dalam perhitungan. Ada dua jenis metode yang dapat digunakan, yaitu:

Metode garis lurus: Suatu metode yang digunakan untuk memperoleh biaya penyusutan suatu aset dengan menerima aset tetap atau menghitung manfaat penggunaannya dengan dasar garis lurus. Tingkat penurunan aset ini adalah sama setiap tahun, sehingga biaya perolehan diamortisasi aset tetap dapat diketahui pada tahun berikutnya. Rumus untuk metode langsung dapat ditulis sebagai berikut:

D = (AC – SV) / ​​​​LT

Informasi:
D: Depresiasi
AC: Biaya (Biaya Akuisisi)
SV: Nilai Residu (Nilai Darurat)
LT: umur ekonomis (jangka panjang)

Metode Pengurangan Sisa. Metode saldo menurun adalah metode yang bekerja untuk perhitungan berdasarkan asumsi bahwa aset tetap akan memberikan kontribusi yang besar pada awal masa manfaatnya. Misalnya, akumulasi biaya penyusutan peralatan pada tahun pertama pasti akan lebih kecil dari tahun berikutnya. Dengan demikian, kita dapat mengatakan bahwa nilai aset ini akan menurun setiap tahun, tetapi, di sisi lain, accumulation biaya akan terus bertambah. Berikut adalah rumus untuk metode saldo menurun:

D = d% x BV
d% = 1 – n√SV / AC

Penjelasan:

D: Depresiasi
d%: tingkat depresiasi
BV: harga buku sebelumnya (nilai buku)
SV: Nilai Residu (Nilai Darurat)
AC: Biaya (Biaya Akuisisi)

Seperti itulah pengertian akumulasi dan cara menghitungnya, jika Anda sedang mencari jasa training accurate, Szeto Accurate Consultants menyediakannya untuk Anda. Informasi selengkapnya dapat cek di https://www.szetoaccurate.com/training-accurate/.

 

Sumber referensi:

Pengertian, Jenis & Contohnya | Tokopedia Kamus