Perlakuan COGS Faktur Penjualan Dimuka di Accurate Online

Dalam transaksi penjualan, ada kondisi ketika perusahaan perlu membuat faktur sebelum barang benar-benar dikirim kepada pelanggan. Accurate Online menyediakan fitur Faktur Penjualan Dimuka untuk menangani kebutuhan tersebut. Namun, bagaimana COGS atau Beban Pokok Penjualan ketika barang secara fisik belum keluar dari gudang?
Artikel ini akan membahas bagaimana Accurate Online memperlakukan COGS pada Faktur Penjualan Dimuka serta apa yang terjadi ketika barang akhirnya dikirim kepada pelanggan.
Apa Itu Faktur Penjualan Dimuka?
Faktur Penjualan Dimuka adalah transaksi ketika perusahaan membuat faktur penjualan sebelum barang dikirim. Fitur ini dapat digunakan ketika proses penagihan atau pembayaran harus dilakukan terlebih dahulu. Dalam Accurate Online, fitur tersebut dapat diaktifkan melalui Pengaturan > Preferensi > Fitur > Penjualan, kemudian mengaktifkan opsi Faktur Di Muka (Mendahului Pengiriman).
Alurnya dapat berbeda dari transaksi penjualan biasa. Pada skenario ini, perusahaan dapat membuat faktur terlebih dahulu, menerima pembayaran, lalu mengirim barang.
Bagaimana Perlakuan COGS pada Faktur Penjualan Dimuka?
Accurate Online menggunakan metode pencatatan persediaan perpetual. Pada transaksi penjualan normal, nilai Beban Pokok Penjualan dapat dihitung berdasarkan nilai aktual persediaan yang keluar sesuai metode penilaian persediaan yang digunakan, seperti Rata-rata atau FIFO.
Namun, Faktur Penjualan Dimuka memiliki kondisi yang berbeda. Saat faktur dibuat, barang secara fisik belum keluar sehingga belum terdapat transaksi pengeluaran persediaan aktual. Karena itu, Accurate Online akan menentukan nilai Beban Pokok Penjualan sementara berdasarkan urutan sumber harga tertentu, yaitu:
- Histori Faktur Pembelian terakhir.
- Harga pemasok yang sama dengan pemasok utama pada formulir barang.
- Harga beli yang tercantum pada formulir barang.
- Histori harga masuk dari transaksi barang tersebut.
Dengan mekanisme ini, sistem tetap dapat mencatat nilai Beban Pokok Penjualan pada Faktur Penjualan Dimuka meskipun barang belum benar-benar dikirim.
Apa yang Terjadi Saat Barang Dikirim?
Ketika barang akhirnya dikirim melalui transaksi Pengiriman Pesanan, Accurate Online akan menghitung kembali nilai Beban Pokok Penjualan berdasarkan nilai aktual persediaan yang keluar.
Untuk membuat pengiriman dari Faktur Penjualan Dimuka, pengguna dapat masuk ke menu Penjualan > Pengiriman Pesanan, kemudian memilih Ambil > Faktur Dimuka, memilih faktur yang sesuai, dan menyimpan transaksi pengiriman.
Pada tahap ini nilai persediaan benar-benar berkurang. Jika terdapat perbedaan antara Beban Pokok Penjualan yang sebelumnya dicatat di Faktur Penjualan Dimuka dengan nilai aktual saat barang keluar, Accurate Online akan mencatat selisih tersebut di Beban Pokok Penjualan.
Contoh Perlakuan COGS
Transaksi Faktur Penjualan dimuka atas Produk A sebanyak 5 PCS @Rp. 100.000


Jika dilihat dari rincian jurnalnya untuk COGS atas faktur penjualan yaitu Rp.250.000 sehingga COGS per unit Rp. 50.000,-

Nilai COGS pada faktur penjualan dimuka diatas diambil dari harga pemasok atas barang tersebut yaitu 50.000.


Dan saat faktur penjualan tersebut dibuatkan pengiriman pesanan nya maka nilai COGS akan diperbarui sesuai dengan nilai aktual yang keluar berdasarkan metode persediaan pada database. Pada database ini menggunakan rata-rata persediaan yaitu Rp 270.833,33335
Sehingga akan terdapat selisih sebesar 20.833,333335 yang merupakan COGS pada Faktur Penjualan (250.000) dengan BPP pada saat pengiriman pesanan (270.833,333335).


Mengapa Perlakuan COGS Ini Perlu Dipahami?
Pemahaman mengenai COGS pada Faktur Penjualan Dimuka penting agar pengguna tidak menganggap nilai yang muncul pada faktur sebagai nilai final persediaan pasti.
Nilai tersebut dapat berubah ketika Pengiriman Pesanan dibuat karena saat itu barang benar-benar keluar. Oleh sebab itu, tim akuntansi sebaiknya memperhatikan hubungan antara Faktur Penjualan Dimuka, Pengiriman Pesanan, persediaan, dan laporan COGS.
Accurate Online juga menyediakan pemantauan status Faktur Dimuka. Pada daftar Faktur Penjualan, status dapat menunjukkan apakah faktur tersebut masih Belum atau sudah Terkirim. Ini membantu perusahaan memantau faktur yang belum ditindaklanjuti.
Ikuti Pelatihan Accurate Online Sekarang
Masih bingung memahami perlakuan COGS pada Faktur Penjualan Dimuka atau ingin memahami pencatatan persediaan di Accurate Online dengan lebih mendalam? Ikuti pelatihan Accurate Online dari Szeto Accurate Consultant sekarang. Hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi pelatihan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Ahmad Yani
CEO at Szeto Accurate Consultants | Accounting Service | Digital Business Transformation | Business Integrator | System Integrator