Juli 27, 2021
News

UKM Adalah : Contoh dan Tips Mengembangkannya

ukm adalah

UKM adalah Usaha Kecil dan Menengah yang mana sangat erat kaitannya dengan bisnis. Bisnis pun menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pundi-pundi kekayaan yang cukup berlimpah. Namun memang tidak sedikit juga orang yang masih belum memahami tentang apa itu UKM.

Saat ini, banyak sekali orang yang berbondong-bondong untuk terjun ke sektor bisnis dengan melihat penghasilan yang cukup menggiurkan tersebut. Selain itu, berbisnis juga menjadi salah satu cara untuk mencapai kebebasan dalam mengatur finansial.

Hal ini dibuktikan dengan mayoritas orang kaya di dunia yang berasal dari seorang pengusaha. Namun, sebelum kamu menjadi seorang pebisnis yang sukses, maka tidak sedikit juga yang memulai usahanya tersebut dari nol, atau yang sering disebut juga sebagai UKM.

Apa Itu UKM?

Jika berbicara soal UKM, tentu kamu akan teringat juga dengan istilah UMKM. Lantas, apa perbedaan dari keduanya? Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasannya berikut ini.

UKM adalah singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah. Nah, istilah inilah yang sering digunakan untuk lebih mengacu kepada jenis usaha kecil yang mana memiliki pemasukan paling banyak adalah sekitar 200 juta rupiah saja dengan jumlah pekerjanya pun kurang dari 20 orang.

Selain itu, UKM juga bukanlah sebuah anak perusahaan atau cabang perusahaan. Jadi, usaha yang berdiri sendiri namun masih dalam ruang lingkup yang kecil dan menengah inilah yang sering disebut dengan UKM.

Sementara itu, menurut Keputusan Presiden atau Keppres RI nomor 99 Tahun 1998, pengertian dari Usaha kecil ini adalah sebuah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang mayoritasnya merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu adanya perlindungan hukum, guna untuk mencegah terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat.

Kriteria Usaha Kecil dan Menengah

Usaha Kecil dan Menengah atau UKM memiliki peranan yang sangat penting. Bahkan, UKM ini masuk kedalam kategori sebagai sebuah tulang punggung bagi ekonomi Indonesia.

Untuk itulah, Pemerintah memberikan pembinaan kepada seluruh pelaku UKM melalui Dinas Koperasi pada masing-masing Kabupaten atau Kota.

Oleh karena itu, Pemerintah juga memberikan kriteria untuk Usaha Kecil dan Menengah atau UKM ini bagi para pemilik bisnis yang tentunya sudah tertulis dalam UU nomor 9 Tahun 1995.

  • Memiliki kekayaan bersih paling banyak adalah sekitar 200 juta rupiah, dan nilai tersebut tidak termasuk dengan tanah dan bangunan atas tempat usaha.
  • Memiliki hasil penjualan tahunan dengan maksimal nilainya adalah 1 milyar rupiah.
  • Milik warga Negara Indonesia sendiri.
  • Berdiri sendiri, dan bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak termiliki, terkuasai, atau berafiliasi, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar.
  • Berbentuk sebuah usaha atas perseorangan, badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk dengan koperasi.

Sementara untuk Usaha Kecil dan Menengah atau UKM yang memiliki omzet sebesar 300 juta rupiah hingga 4 miliar rupiah per tahunnya, maka akan terkena pajak.

Nah, pajak ini nantinya akan teralihkan untuk proyek infrastruktur. Ketentuan tersebut telah resmi tertulis dalam PP nomor 46 Tahun 2013 yang berisikan tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Hal ini lebih sering masyarakat sebut dengan PPh atas UMKM. Dengan begitu maka wajib pajak harus membayarkan pajak penghasilannya sebesar 1 persen.

Selain itu, UKM adalah usaha yang sudah ada dalam peraturan Departemen Perindustrian dan Perdagangan, yang mana menjelaskan bahwa pengusaha kecil dan menengah merupakan kelompok industri modern, industri tradisional, dan industri kerajinan.

UKM ini sendiri memiliki investasi, modal untuk membeli mesin dan peralatan sebesar 70 juta rupiah kebawah dengan resiko investasi modal atau tenaga kerja 625 ribu rupiah kebawah, serta usahanya memang milik warga Negara Indonesia sendiri.

Contoh Usaha Kecil Menengah

Mulai dari usaha rumahan sampai pada usaha kulakan, UKM dapat berkembang dengan melihat potensi dari sebuah produk. Meskipun hal ini kamu mulai dengan modal yang kecil, namun bisnis ini bisa berkembang begitu signifikan. Berikut ini ada beberapa contoh UKM atau usaha yang sesuai dengan pengertian atas UKM.

UKM Kuliner

Pada bisnis bidang kuliner tentu memiliki pasar yang jauh lebih besar dan bisa kamu mulai dengan modal yang kecil. Nah, pilihan untuk menjalani UKM makanan ini memiliki peluang yang besar karena variasinya yang cukup beragam dan penyajian yang variatif. Usaha ini juga bisa kamu mulai dengan menitipkan produk pada toko lain, angkringan, kafe, atau kamu juga bisa berjualan secara online. Semua hal tersebut bisa kamu sesuaikan lagi dengan modal yang kamu miliki dan kemampuan SDM kamu sendiri.

UKM Fashion

UKM adalah sebuah usaha yang bisa kamu lakukan secara perseorangan atau dengan beberapa orang saja. Dalam menjalankan usaha fashion ini, kamu bisa memulainya bahkan tanpa memiliki modal sama sekali. Caranya adalah dengan menjual beragam produk atau menjadi seorang reseller. Cara ini merupakan jenis UKM yang bisa kamu lakukan dengan benar-benar modal dari nol.

UKM Kerajinan Tangan

Pernahkah kamu datang ke suatu daerah yang mana banyak sekali terdapat toko yang menjual produk kerajinan yang sama? Sama halnya seperti penjual jaket kulit, atau ukiran patung yang ada di Bali. Mengembangkan kerajinan khas daerah memang memiliki potensi tersendiri untuk bisa ekspor hingga ke mancanegara. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai program pemerintah daerah yang mana telah mendukung adanya usaha para warga untuk mengajukan kerajinan khas daerah masing-masing.

Tips Mengembangkan Usaha Kecil Menengah

Ada berbagai upaya yang bisa kamu lakukan untuk memperbesar UKM, antara lain adalah sebagai berikut ini.

  1. Promosi

Kesuksesan usaha ini akan bergantung pada keefektifan promosinya. Biaya yang akan kamu keluarkan nantinya untuk mengenalkan produk sangat berpengaruh terhadap minat para calon pembeli. Untuk itu, manfaatkanlah jalur promosi secara online maupun offline agar produk kamu bisa semakin terkenal luas.

  1. Kenali Kompetitor

Pengertian UKM menurut Keppres nomor 9 Tahun 1998 merupakan sebuah usaha kecil yang mana perlu adanya perlindungan untuk mencegah timbulnya persaingan yang tidak sehat. Dengan kamu mengetahui siapa kompetitor dan kelebihannya, maka akan bisa menjadi informasi penting bagi usahamu sendiri. Kamu juga perlu melakukan sesuatu hal yang unik, dan bukan malah menjiplak karya atau ciri khas dari orang lain.

  1. Perluas Jaringan

Usaha ini bisa semakin berkembang jika kamu membuka cabang atau franchise. Pengusaha pun bisa menggandeng para investor dan para peminat yang memang ingin berkolaborasi dan bekerjasama dengan bisnismu tersebut.

  1. Tingkatkan Sumber Daya

Pada dasarnya, pengertian UKM ini berawal dari sebuah usaha kecil. Bila kamu ingin usahamu itu berkembang, maka perlu ada mindset terbuka untuk bisa melakukan beragam inovasi. Pengembangan produk, hingga perekrutan SDM ahli merupakan salah satu cara untuk bisa meningkatkan sumber daya.

  1. Layanan Konsumen Optimal

Selain dengan selalu berusaha untuk memperluas pasar, maka mempertahankan pembeli juga sangatlah penting. Mempertahankan hubungan baik merupakan layanan konsumen yang bisa mengembangkan bisnis kamu jadi lebih besar dan berkelanjutan.

Tertarik untuk mencoba bisnis UKM?

Memulai usaha dengan berawal dari memahami pengertian UKM adalah merupakan salah satu cara agar kamu bisa mengembangkannya dengan peluang dan dukungan pemerintah yang sudah ada. Tiap usaha pun perlu untuk mempersiapkan modal, produk, dan strategi pemasaran untuk memastikan keberhasilan usaha yang sukses dan berkelanjutan.  

 

Informasi Tentang Accurate

Pembelian Software ACCURATE bisa langsung di web ini. Untuk informasi lebih lanjut dan mau tanya-tanya lebih detail lagi, yukk jangan sungkan hubungi kita bisa langsung kesini.

Jakarta 0813 1234 7228 (Jessica)

Surabaya 0812 1234 7228 (Sebastian)

Bandung 0822 1999 7228 (Bara)

Semarang 0821 3000 7228 (Samara)

Facebook SAC

Instagram SAC

Youtube SAC

Baca juga

  1. Manfaat Pembukuan Bagi Usaha Anda
  2. Rekonsiliasi Bank Otomatis pada Accurate Online
  3. Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman Barang
  4. Penomoran Pajak Accurate Online
  5. ProduksiSederhana Accurate Online
  6. Penyesuaian Stok Atas Selisih Pemindahan Barang
  7. Target Penjualan Accurate Online
  8. Laporan Keuangan Penting Accurate
  9. Komisi Salesman di Accurate Online
  10. Import Penjualan E-Commerce ke Accurate Online
  11. Mengubah Persediaan menjadi Aset Tetap
  12. Modifikasi Laporan Accurate Online
  13. PPh 23 Accurate Online
  14. Pentingnya Budgeting pada Keuangan Perusahaan
  15. Tutup Buku Accurate Online

 

Related posts

Jaringan 5G di Indonesia [Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan]

Sidik Ristiawan

Distribusi adalah ? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Sidik Ristiawan

Daftar Mall Terbaik di Bandung

Sidik Ristiawan

Leave a Comment