Apa Itu Monopoli? Pengertian Monopoli & Contohnya di Indonesia!

Pengertian Monopoli & Contohnya di Indonesia

Pengertian Monopoli & Contohnya di Indonesia



Mau pembukuan bisnis Anda jadi lebih baik? Coba training Accurate dengan SAC!



Monopoli merupakan istilah yang sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pernahkah Anda menjumpai bisnis atau produk yang hanya dimiliki oleh satu perusahaan? Ya, hal itu disebut dengan pasar monopoli (Monopoly Market). Pasar monopoli merupakan salah satu dari berbagai jenis pasar yang ada di Indonesia. Tapi apa itu monopoli? Apa ciri-ciri dan dampaknya bagi perekonomian? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Monopoli?

Monopoli adalah situasi di mana bisnis dikendalikan oleh satu perusahaan dan tidak memiliki pesaing. Biasanya produk atau jasa perusahaan monopoly merupakan salah satu kebutuhan yang dibutuhkan banyak orang.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoly dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, monopoly adalah penguasaan atas produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau penggunaan jasa tertentu oleh salah satu anggota usaha atau sekelompok anggota usaha.



Szeto Priority dapat membantu bisnis Anda mencapai tujuan dengan cepat dan tepat.



Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa perusahaan monopoly dapat memaksimalkan keuntungan dengan membiarkan mereka menjadi pengendali pasar dan pengendali harga.

Penyebab Adanya Monopoli

Mengapa ada monopoly? berikut tiga alasan yang menjadi alasan utama terjadinya Monopoly Market.

  1. Monopoli secara alami
    Penyebab pertama monopoly adalah alamiah, seperti ketika perusahaan berlokasi dekat dengan sumber daya yang digunakan. Lokasi geografis atau iklim lokal juga dapat mendukung perusahaan menjadi satu-satunya perusahaan yang menyediakan produk atau layanannya.
  2. Monopoli menurut hukum
    Sesuai dengan namanya, monopoly menurut undang-undang adalah terjadinya monopoly karena aturan atau undang-undang yang berlaku. Hal ini dimaksudkan agar produk atau jasa memenuhi kebutuhan masyarakat dan harga dapat dikendalikan oleh pemerintah.
  3. Monopoli dengan lisensi
    Alasan terakhir adalah monopoly berlisensi karena perusahaan terkait memiliki hak paten atas kekayaan intelektualnya, seperti Microsoft.

Ciri-ciri Monopoli

Dari pemahaman tentang apa itu monopoli, tentunya dapat dipahami dengan baik ciri-cirinya secara umum. Nah, untuk bisa lebih mengenali pasar atau perusahaan monopoli, ada beberapa ciri yang harus dipenuhi agar benar-benar bisa disebut monopoli.

Related Post

Secara khusus, ciri-ciri monopoli adalah sebagai berikut:

  • Hanya Ada satu-satunya pemasok
    Seperti disebutkan sebelumnya, ciri-ciri monopoli adalah adanya hanya satu perusahaan atau pemasok. Artinya, sumber daya untuk produksi produk atau jasa sepenuhnya dikendalikan oleh perusahaan.
  • Tidak ada produk pengganti
    Karena tidak ada pemasok lain, juga tidak ada alternatif lain bagi konsumen, seperti substitusi atau substitusi.
  • Pembuat harga
    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perusahaan monopoli dapat memperoleh keuntungan besar dari hasil kekuatan mereka untuk menetapkan harga untuk produk mereka sendiri, itulah sebabnya mereka disebut juga sebagai penentu harga.
  • Sulit bagi pendatang baru yang potensial untuk memasuki pasar
    Ciri terakhir dari Monopoly Market adalah pendatang baru menghadapi banyak kendala ketika ingin memasuki pasar. Hal ini terkait dengan tiga karakteristik sebelumnya, yaitu perusahaan dapat menentukan harga sendiri, dan konsumen terbiasa tidak memiliki pilihan selain membeli barang atau jasa dari perusahaan.

Kelebihan dan Kekurangan Monopoly Market

Setelah membaca ciri-cirinya, pasti terpikir oleh Anda betapa berbahayanya Monopoly Market, bukan?

Kekurangan Monopoly

Secara khusus, beberapa kekurangan dari monopoly adalah:

  • Konsumen Tidak Memiliki Pilihan Lain
    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pelanggan atau konsumen tidak memiliki produk alternatif selain produk atau jasa dari perusahaan monopoly. Hal ini menyebabkan konsumen mau atau tidak membeli produk atau jasa tersebut, meskipun harganya sering melambung atau cenderung tidak wajar. Dengan demikian, perusahaan juga tidak takut kehilangan dan dapat memberikan pelayanan yang kurang optimal.
  • Munculnya Pasar Gelap
    Kerugian lain dari pasar monopoli adalah menciptakan pasar gelap di mana pasar menjual barang serupa tetapi secara ilegal. Pasar gelap memungkinkan pembeli untuk membeli barang dengan harga yang lebih terjangkau daripada di Monopoly Market.
  • Biaya yang Mahal
    Kerugian terakhir dari monopoly adalah perusahaan harus mengeluarkan biaya tinggi untuk terus memonopoli pasar dengan menggunakan teknologi terkini.

Kelebihan Monopoly

Selain kerugian yang disebutkan di atas, pasar monopoly juga memiliki kelebihan, terutama bagi pelakunya, antara lain:

  • Tingkat persaingan yang rendah
  • Tidak takut kehilangan klien
  • Meningkatkan inovasi dan kreativitas agar konsumen tetap puas dan loyal.
  • Karena tidak ada pesaing, perusahaan monopoli dapat beroperasi lebih efisien dan bebas mengembangkan ide dan inovasi tanpa campur tangan dari pesaing.

Monopoli di Indonesia

Beberapa kerugian yang ditimbulkan oleh kegiatan monopoly tersebut, tentunya harus ada kebijakan khusus agar praktek pasar monopoly tidak dilakukan secara sewenang-wenang.

Di Indonesia sendiri, badan yang diberdayakan untuk mengawasi praktik monopoly adalah KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) yang tugasnya diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Pembentukan Perekonomian Nasional Yang Efisien dan Kesejahteraan Rakyat.

Contoh Perusahaan Monopoli di Indonesia

Di Indonesia, beberapa contoh perusahaan monopoli adalah PLN, Pertamina dan KAI, dimana ketiga perusahaan tersebut merupakan penyedia utama listrik, bahan bakar dan transportasi kereta api untuk kebutuhan masyarakat.

Demikian sekilas tentang apa itu monopoly market dan informasi lengkapnya. Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa Monopoly Market adalah pasar yang didominasi dan sulit dimasuki oleh pelaku usaha baru. Oleh karena itu, jika Anda berencana untuk membangun bisnis, pilihlah pasar dengan ruang yang lebih luas dan belum dimonopoli oleh perusahaan mana pun.

Recent Posts