Juli 28, 2021
News

QRIS Adalah : Pengertian dan Cara Bertransaksi

qris adalah

Kamu mungkin sudah pernah dengar mengenai QRIS tapi tidak tahu detail mengenai teknologi baru ini. Apa sebenarnya pengertian QRIS, kegunaan QRIS, keuntungan QRIS, dan bagaimana cara bertransaksi QRIS. Artikel ini secara khusus akan menjawab semua kebingunganmu. Kamu simak sampai akhir ya.

Pengertian QRIS 

Sebagian besar dari kamu pasti sudah sering melakukan pembayaran secara non tunai. Bahkan mungkin ada beberapa aplikasi dompet digital terinstal di gawai mu. Cara bertransaksi ini memang memudahkan kita untuk melakukan berbagai transaksi, di mana saja dan kapan saja. Tapi saat ini sudah ada teknologi yang akan semakin memudahkan proses transaksi non tunaimu.

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Dari namanya, pengertian QRIS dapat dipahami sebagai sebuah teknologi yang menjadi standar kode QR nasional. Teknologi ini menyatukan berbagai kode QR yang dikeluarkan oleh masing-masing perusahaan teknologi finansial (fintech), seperti Gopay, OVO, Dana, dan lainnya.

Kegunaan QRIS

QRIS adalah hasil kerjasama antara Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) yang diluncurkan pada 17 Agustus 2019. Menurut pihak Bank Indonesia, kegunaan QRIS adalah memfasilitasi proses transaksi non tunai yang semakin marak digunakan oleh masyarakat agar efisien dan efektif.

Selama ini, masing-masing Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) memiliki kode QR nya masing-masing untuk mitra mereka. Sehingga satu mitra atau merchant biasanya memiliki lebih dari satu kode QR. Hal ini pun terkadang masih memaksa konsumen harus membayar tunai jika tidak memiliki aplikasi PJSP yang sama dengan merchant.

Permasalahan tersebut membuat proses pembayaran non tunai tidak efektif. Oleh karenanya, teknologi ini hadir sebagai pintu pembayaran untuk semua. Bank Indonesia sendiri berharap agar fasilitas ini dapat menciptakan ekosistem yang ramah kolaborasi dalam bidang keuangan khususnya pembayaran non tunai di tanah air.

Cara Bertransaksi QRIS

Kemudahan yang ditawarkan oleh produk Bank Indonesia adalah yang membuat banyak orang tertarik untuk memakainya. Apakah kamu salah satunya? Cara bertransaksi QRIS pun terbilang mudah. Jika kamu juga ingin menggunakannya, pastikan kamu sudah memiliki dompet digital dari salah satu PJSP di gawaimu. Kamu juga harus memastikan bahwa PJPS tersebut sudah mendapat izin beroperasi dari Bank Indonesia.

Setelah menginstall dan mendaftarkan diri pada salah satu PJSP, cari tahu terlebih dahulu sumber uang yang dapat mengisi saldo dompet digitalmu. Biasanya sumber dana dompet digital bisa kamu transfer dari kartu debit dan kartu kredit. Saat saldo dompet digitalmu sudah terisi, kamu siap untuk bertransaksi.

Secara umum, cara transaksinya ada dua yaitu Merchant Presented Mode (MPM) dan Customer Presented Mode (CPM). Khusus MPM, ada cara jenis pembayaran yang statis dan dinamis.

Apa itu MPM Statis dan MPM Dinamis?

MPM Statis adalah jenis bayar atau cara transaksi yang cocok untuk retail mikro. Merchant hanya perlu memajang satu print-out kode QR yang dapat di scan oleh semua konsumen. Sehingga langkah transaksinya seperti ini:

  1. Kamu sebagai konsumen, membuka aplikasi dompet digital yang sudah terinstall di gawaimu
  2. Memilih fitur scan kode QR
  3. Melakukan scan kode QR yang dipajang oleh merchant
  4. Pastikan nama yang muncul setelahnya sesuai dengan nama merchant yang akan kamu bayar
  5. Masukkan jumlah nominal yang harus kamu bayar
  6. Konfirmasi ke pihak merchant dan proses pembayaranmu sudah selesai

Sedangkan MPM Dinamis adalah cara bertransaksi QRIS yang direkomendasikan untuk usaha dengan skala menengah dan besar.  Untuk menggunakan cara transaksi MPM Dinamis, pihak merchant harus memiliki alat khusus seperti EDC atau smartphone. Alat ini nantinya akan mengeluarkan kode QR berbeda untuk setiap konsumen. Berikut cara transaksi MPM Dinamis:

  1. Kamu sebagai konsumen membuka aplikasi dompet digital yang sudah terinstall di gawaimu
  2. Memilih fitur scan kode QR
  3. Scan kode QR yang sudah disiapkan oleh pihak merchant dari alat atau device mereka
  4. Pastikan nama merchant dan nominal bayar yang muncul di layar gawaimu sudah sesuai
  5. Setelah muncul tulisan “berhasil”, konfirmasi ke pihak merchant. Dan proses transaksimu sudah selesai

Apa itu CPM?

Berbeda dengan MPM, cara CPM mengharuskan kamu sebagai pihak konsumen yang menunjukkan kode QR nya untuk di scan oleh pihak merchant. Sehingga cara transaksi dengan metode CPM adalah sebagai berikut.

  1. Kamu sebagai konsumen membuka aplikasi dompet digital yang sudah terinstall di gawaimu, lalu buka kode QR mu
  2. Minta pihak merchant untuk melakukan scan
  3. Permintaan persetujuan transaksi akan muncul di layar gawaimu, pastikan nama merchant dan nominal bayarnya sudah sesuai
  4. Setelah muncul tulisan “berhasil”, proses transaksimu sudah selesai

Keuntungan QRIS untuk merchant dan konsumen

Sebagai salah satu teknologi yang kekinian, QRIS adalah solusi untuk pembayaran non tunai. Berikut keuntungan penggunaannya baik bagi merchant maupun konsumen.

Keuntungan QRIS untuk merchant

Jika kamu pemilik usaha, kamu sangat diuntungkan dengan adanya teknologi yang satu ini. Berikut keuntungan yang akan kamu rasakan.

  1. Satu Mitra untuk Semua

Jika kamu pemilik merchant, kamu tidak perlu pusing lagi untuk mendaftar di berbagai PJSP agar dapat memaksimalkan pembayaran non tunai dari konsumenmu. Kamu hanya perlu bermitra setidaknya hanya dengan satu PJSP. Dan kamu sudah bisa menerima pembayaran non tunai dari konsumenmu meskipun mereka memiliki akun dompet digital dari PJSP yang berbeda.

  1. Terhindar dari Penipuan

Sebagai pemilik merchant, mungkin kamu pernah menjadi korban pemalsuan uang. Nah, dengan adanya cara bayar non tunai yang praktis ini, kamu dapat terhindar dari kemungkinan ini. Selain itu, QRIS adalah produk Bank Indonesia yang tentunya aman untuk digunakan.

  1. Tidak Perlu Menyediakan Uang Kembalian

Konsumen yang membayar berturut-turut dengan uang pecahan nominal besar akan membuat kamu sebagai pemilik merchant kesulitan untuk menyediakan kembalian. Namun dengan QRIS, kamu tidak perlu repot-repot lagi mencari uang nominal kecil untuk kembalian.

  1. Memudahkan Analisis Penjualan

Salah satu keuntungan menggunakan QRIS adalah tercatatnya transaksi secara otomatis. Sehingga kamu sebagai pemilik merchant akan mudah menelusuri dan menganalisis uang yang masuk. Misalnya kamu akan dengan mudah mengetahui prime time pada merchantmu.

  1. Mempermudah Kredit

Keuntungan QRIS lainnya adalah mempermudah kamu sebagai pemilik merchant untuk mendapatkan kredit kedepannya. Sebab, dengan menggunakan QRIS berarti kamu sedang membangun credit profile untuk merchantmu.

Keuntungan QRIS untuk Konsumen

Jika kamu bukan pemilik usaha, kamu juga bisa merasakan manfaatnya, kok! Cek beberapa keuntungan di bawah ini.

  1. Tidak Perlu Repot Membawa Uang Tunai

Dengan menggunakan QRIS, kamu tidak perlu repot lagi membawa uang tunai untuk membayar transaksimu. Seperti slogannya, just scan and pay!.

  1. Apapun Dompet Digital yang Kamu Miliki, Tetap Bisa Bertransaksi

Asalkan kamu menggunakan dompet digital dari PJSP yang terdaftar di Bank Indonesia, kamu bisa bertransaksi di merchant manapun. Tidak perlu memikirkan kode QR dari PJSP mana yang terdaftar.

  1. Aman untuk Bertransaksi

Oleh karena QRIS adalah produk Bank Indonesia, QRIS aman untuk kamu gunakan sebagai alat transaksi.

Itu dia kegunaan QRIS, cara transaksi QRIS, dan keuntungan QRIS. Sangat praktis bukan? Apakah kamu berminat untuk menggunakannya juga? Ajak teman dan kerabatmu untuk menggunakan QRIS juga agar dunia digital tanah air semakin maju.

 

Pembelian Software ACCURATE bisa langsung di web ini. Untuk informasi lebih lanjut dan mau tanya-tanya lebih detail lagi, yukk jangan sungkan hubungi kita bisa langsung kesini.

Related posts

Pemasok Adalah [Pengertian, Contoh, dan Cara Kerja]

Sidik Ristiawan

Analisa Bisnis Mengapa Gojek x Tokopedia Merger

Sidik Ristiawan

10 Universitas Akuntansi Terbaik di Indonesia

Sidik Ristiawan

Leave a Comment