Juni 23, 2021
Tips & tricks

Laporan Laba Rugi Adalah dan Fungsinya

laporan laba rugi adalah

Setelah kita memahami neraca keuangan dan mampu membuat neraca saldo awal, maka selanjutnya kita perlu memahami laporan laba rugi yang masih bagian dari laporan keuangan.

Apa itu Laporan Laba Rugi ? Serta untuk apa Laporan Laba Rugi tersebut ?

Mari kita ulas bersama pada artikel ini.

Jika neraca merupakan laporan kesimbangan antara Wujud Kekayaan (Aktiva) dengan Sumber Kekayaan (Passiva) perusahaan, maka laporan laba rugi adalah laporan atas performa perusahaan dalam periode tertentu. Perusahaan yang performanya baik tentu semakin dekat dengan tujuannya yakni mendapatkan keuntungan yang besar dan berkelanjutan. Keuntungan ini disebut dengan laba (profit).laporan laba rugi adalah

selisih pendapatan dikurangi beban.

Pendapatan sendiri merupakan hasil yang perusahaan peroleh. Sedangkan beban merupakan suatu pengorbanan yang keluar untuk bisa menghasilkan pendapatan. Tentunya pendapatan yang didapat diharapkan bisa lebih besar dari pengorbanannya.

Secara formalnya, pendapatan dan beban pada laporan laba rugi perusahaan terbagi sebagai berikut :

  1. Pendapatan

    • Penjualan/Pendapatan

    Penjualan/Pendapatan ini merupakan hasil yang didapatkan perusahaan dari adanya kegiatan penjualan, baik barang maupun jasa.

    • Diskon Penjualan

    merupakan nilai dari potongan penjualan yang diberikan perusahaan terhadap pelanggan. Diskon Penjualan juga bersifat mengurangi pendapatan. Serta dipisahkan dengan Penjualan/Pendapatan agar bisa diketahui seberapa besar nilai Diskon Penjualan yang terjadi untuk dikendalikan.

    • Retur Penjualan

    Retur Penjualan ini merupakan nilai dari aktivitas retur penjualan. sifat dari Retur penjualan adalah mengurangi pendapatan. Serta terpisah dengan Penjualan/Pendapatan agar bisa mengetahui seberapa besar nilai Retur Penjualan yang terjadi agar ke control.

  2. Harga Pokok Penjualan (HPP)

Harga Pokok Penjualan merupakan beban yang terjadi bersamaan dengan terjadinya penjualan/pendapatan. Contohnya seperti saat perusahaan menjual barang dagang, maka secara bersamaan pengorbanan yang  perusahaan lakukan untuk memperoleh barang tersebut, kini berubah menjadi beban (HPP). yang perlu menjadi perhatian, bahwa pengorbanan untuk memperoleh barang dagang belum bisa menjadi beban (HPP) jika barang dagang tersebut belum terjual, melainkan masih menjadi aktiva berupa persediaan.

  1. Beban Operasional

Beban Operasional merupakan beban yang terjadi akibat beroperasinya perusahaan. Perbedaan beban ini dengan HPP adalah bahwa beban ini terjadi tidak harus bersamaan dengan terjadinya penjualan/pendapatan serta bisa terjadi sekalipun tidak ada penjualan/pendapatan.

  1. Pendapatan Lain

Pendapatan lain merupakan pendapatan perusahaan dari aktivitas luar perusahaan. Contoh adalah pendapatan bunga, pendapatan sewa, pendapatan dividen, dan laba penjualan aktiva tetap

  1. Beban Lain

Beban lain merupakan beban yang terjadi akibat dari aktivitas luar utama perusahaan. Contohnya adalah bunga, rugi penjualan surat berharga, rugi penjualan aset tetap.

  1. Pajak Penghasilan Beban

Beban ini merupakan beban yang terjadi akibat keharusan perusahaan membayar pajak atas penghasilan yang perusahaan.

Laporan laba rugi sendiri berfungsi untuk :

  • Mengukur seberapa besar hasil laba
  • Mengetahui sebaran pendapatan
  • Mengetahui sebaran beban
  • Sebagai dasar merencanakan pendapatan
  • Sebagai dasar merencanakan dan mengendalikan beban
  • Menganalisis tingkat efisiensi dari operasional perusahaan (analisis rasio laba bersih dengan pendapatan)

Credit Author : Afandi

 

Pembelian Software ACCURATE bisa langsung di web ini. Sementara itu informasi lebih lanjut dan mau tanya-tanya lebih detail lagi, yukk jangan sungkan hubungi kita bisa langsung kesini.

Jakarta 0813 1234 7228 (Jessica)

Surabaya 0812 1234 7228 (Sebastian)

Bandung 0822 1999 7228 (Bara)

Semarang 0821 3000 7228 (Samara)

Facebook SAC Instagram SAC Youtube SAC

Baca juga

  1. Manfaat Pembukuan Bagi Usaha Anda
  2. Rekonsiliasi Bank Otomatis pada Accurate Online
  3. Faktur Penjualan Mendahului Pengiriman Barang
  4. Penomoran Pajak Accurate Online
  5. ProduksiSederhana Accurate Online
  6. Penyesuaian Stok Atas Selisih Pemindahan Barang
  7. Target Penjualan Accurate Online
  8. Laporan Keuangan Penting Accurate
  9. Komisi Salesman di Accurate Online
  10. Import Penjualan E-Commerce ke Accurate Online
  11. Mengubah Persediaan menjadi Aset Tetap
  12. Modifikasi Laporan Accurate Online
  13. PPh 23 Accurate Online
  14. Pentingnya Budgeting pada Keuangan Perusahaan
  15. Tutup Buku Accurate Online

Related posts

Approval Accurate Online via Smartphone

wengku

Peluang Bisnis Tahun 2021

Sidik Ristiawan

5 Ide Bisnis Setelah Lebaran 2021

Sidik Ristiawan

Leave a Comment